Harakatuna.com. Jakarta. Pakar pendidikan Profesor Arief Rachman mengatakan pendidikan karakter harus terus diberikan kepada pelajar dan mahasiswa untuk membentengi mereka dari ancaman paham kekerasan atau radikalisme dan ideologi asing yang ingin merusak generasi bangsa.
“Para generasi penerus bangsa harus memperoleh materi bidang pendidikan tersebut supaya mereka mampu menyaring mana yang baik dan mana yang buruk (red: salah satunya paham radikalisme) salah , serta mana yang bermanfaat maupun tidak dibutuhkan,” kata Arief di Jakarta, Kamis.
Menurut Arief, pendidikan karakter bangsa itu bisa berupa penguatan ideologi Pancasila serta pemahaman nilai-nilai agama yang benar.
Ia mengatakan penguatan karakter bangsa ini bisa menjadi kunci dalam membekali generasi muda lepas dari paham radikalisme, terutama di era digitalisasi sekarang ini.
“Melalui media digital kan kita bisa berhubungan secara internasional, bisa ke Eropa, bisa ke Amerika. Jadi, harus ada pendidikan karakter bangsa supaya anak-anak bisa menyaring mana baik dan mana yang buruk, mana yang bermanfaat mana yang tidak perlu,” katanya.
Liputan6.com









Leave a Comment