Menhan sebut ISIS sebagai Teroris Generasi Ketiga

Harakatuna

17/03/2018

1
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Jakarta. Menhan Indonesia Ryamizard Ryacudu mengistilahkan para tentara ISIS sebagai teroris generasi ketiga. Hal ini diungkapkannya pada saat acara Dialog Indonesia-Australia 2+2 yang berlangsung di Sydney, Australia (16/3).

Dilansir dari republika.co.id (16/3) menurutnya teroris generasi pertama adalah para pengikut Alqaidah yang dipimpin oleh Usamah bin ladin, teroris generasi kedua adalah orang-orang yang berperang ke Irak dan Suriah, sedangkan teroris generasi ketiga adalah mereka yang pulang dari medan perang ISIS.

Dialog menteri pertahanan antara kedua negara tersebut membahas secara serius dampak dan antisipasi lanjutan dari kepulangan seribuan tentara ISIS ke wilayah Asia Tenggara.

Dari pihak Indonesia sendiri telah melakukan pemantauan secara serius mengenai kepulangan tersebut. Menhan mendeteksi para tentara ISIS memasuki Singapura dan Malaysia, kemudian Fillipina selatan.

Lalu apakah ada yang ketahuan masuk ke Indonesia? Menhan tidak memprediksi secara pasti. Namun ia menegaskan, pemerintah mencermati gerak gerik mereka dan melakukan kerjasama dengan aparat penegak hukum.

“Kita akan bekerja sama dengan polisi untuk memantau mereka,” kata menhan.

Dengan kebijakan tersebut pihak Australia turut mendukung pemerintah Indonesia dalam memerangi terorisme. Karena Australia merasa terganggu dengan keberadaan teroris.

Sumber: republika.co.id

Leave a Comment

Related Post