Harakatuna.com. Kyiv – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Minggu (18/8) mendesak mitra-mitra internasional untuk mendukung negaranya. Pihaknya meminta agar para pihak mitra dapat melakukan “pengiriman pasokan yang lebih cepat” untuk militer Ukraina.
“Saya baru menerima laporan dari Panglima Angkatan Bersenjata (Oleksandr) Syrsky mengenai situasi di Ukraina Timur, operasi di wilayah Kursk, dana pertukaran, dan penyediaan amunisi, serta senjata untuk brigade kita – pasukan cadangan kita,” kata Zelenskyy.
Dalam pidato hariannya pada Minggu malam itu, Zelenskyy menambahkan, “Tidak ada liburan dalam perang. Keputusan diperlukan, begitu pula pengiriman logistik yang tepat waktu untuk paket bantuan yang telah diumumkan. Saya secara khusus menujukan hal ini kepada AS, Inggris, dan Prancis.”
Ia juga mengumumkan mengenai serangan militer yang berani ke wilayah Kursk, Rusia. Serangan tersebut pihaknya lakukan dengan tujuan untuk membentuk zona penyangga guna mencegah lebih lanjut serangan Moskow yang melintas batas.
Ini adalah pertama kalinya Zelenskyy mengemukakan dengan jelas tujuan operasi yang diluncurkan pada 6 Agustus itu. Sebelumnya, ia mengatakan operasi militer itu dimaksudkan untuk melindungi wilayah Sumy di perbatasan dari gempuran tembakan yang terus menerus.








Leave a Comment