Yordania Minta DK PBB Segera Hentikan Agresi Israel

Harakatuna

24/09/2024

2
Min Read
Yordania Minta DK PBB Segera Hentikan Agresi Israel

On This Post

Harakatuna.com. Amman – Pusat Studi Timur Tengah yang berbasis di Amman, Yordania menyelenggarakan Simposium Satu Tahun Badai Al-Aqsa bertema “Tren Transformasi di Dunia Arab“ pada Ahad (22/9). Quds Press melaporkan sidang konferensi menilai, apa yang terjadi di Gaza merupakan peluang untuk memulihkan aliansi dunia Arab.

Para pembicara yang terdiri atas para peneliti, ahli dan politisi dari sembilan negara Arab, mempresentasikan 17 makalah penelitian ilmiah. Sebagian besar pemakalah menyerukan perlunya memperkuat budaya perlawanan terhadap pendudukan Israel.

Pemateri juga mendukung upaya mencapai tujuan yang lebih besar terhadap hak-hak rakyat Palestina. Mereka menyerukan agar diterapkan strategi terpadu Arab untuk menghadapi proyek Zionis.

Melalui kertas kerja yang mereka presentasikan, para pembicara menyerukan pembentukan kerangka strategis Arab-Palestina untuk menghadapi upaya menghilangkan isu Palestina dan melemahkan peran Arab dalam menentukan nasib kawasan. Para peserta menekankan, dunia Arab memiliki unsur-unsur kekuatan yang cukup dalam lingkungannya, terutama sosial, intelektual dan budaya.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi pada kesempatan yang lain memberi tekanan kepada Dewan Keamanan PBB agar segera dilakukan upaya menghentikan agresi zionis Israel dan melindungi kawasan dari konsekuensi ketegangan.

Gayung bersambut dengan Simposium Satu Tahun Badai Al-Aqsa, pada Senin (23/9) Al-Safadi menyebutkan bahwa agresi Israel terhadap Lebanon yang terus berkembang merupakan bukti ketidakmampuan internasional menghentikan agresi Israel terhadap Gaza. Pasukan Zionis Israel terus mendorong wilayah tersebut menuju jurang perang regional yang lebih luas, karena komunitas internasional gagal melindungi hukum humaniter.

“Pasukan Israel meningkatkan perangnya terhadap Lebanon saat Majelis Umum PBB menuntut Israel menghentikan agresinya di wilayah pendudukan Palestina dan mematuhi hukum internasional,” ujar Menlu Safadi.

Pihaknya menekankan agar eskalasi harus segera dihentikan sebelum terlambat, dan itu semua adalah tanggung jawab internasional yang harus segera ditanggung Dewan Keamanan PBB. “Kami berdiri dalam solidaritas dengan Lebanon, mengutuk agresi Israel terhadapnya, dan menekankan perlunya memaksakan kepatuhan terhadap Resolusi PBB,” pugkasnya.

Leave a Comment

Related Post