Tiga Bentuk Ijabah Doa Manusia Kepada Allah

Ahmad Khalwani, M.Hum

24/09/2024

2
Min Read
tiga bentuk ijabah doa

On This Post

Harakatuna.com – Dalam sebuah keterangan hadis Nabi dijelaskan bahwa senjata utama orang yang beriman kepada Allah adalah doa. Oleh karenanya yang demikian maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk senantiasa melanggengkan doa kepada Allah. Perlu diketahui bahwa doa yang dipanjatkan manusia kepada Allah, akan selalu diijabah oleh Allah. Dan berikut tiga bentuk ijabah doa manusia kepada Allah

Dalam Al-Quran, dijelaskan bahwa manusia itu diperintahkan untuk berdoa dan Allah pasti akan mengabulkan doa tersebut

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

Artinya: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (QS. Al-Mukmin: 60).

Jika dicermati secara hakiki, sejatinya doa itu menunjukkan kelemahan kita dan tanda butuhnya kita Allah Swt. Dalam sebuah hadisnya, bahkan Rasulullah bisa murka kepada seseorang yang tidak pernah mengajukan doa 

مَنْ لَمْ يَسْأَلْ الله غَضَبَ اللهُ عَلَيْهِ

Artinya: “Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan memurkainya”. (Sunan At-Tirmidzi, bab doa 12/267-268).

Sebagai informasi, seluruh doa yang dipanjatkan sesuai ayat Al-Quran diatas akan diijabah oleh Allah. Dan berikut tiga bentuk ijabah doa seperti yang diterangkan oleh Nabi Muhammad dalam sebuah hadisnya

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو، لَيْسَ بِإِثْمٍ وَلاَ بِقَطِيعَةِ رَحِمٍ، إِلاَّ أَعْطَاهُ إِحْدَى ثَلاَثٍ‏: ‏ إِمَّا أَنْ يُعَجِّلَ لَهُ دَعْوَتَهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ، وَإِمَّا أَنْ يَدْفَعَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا، قَالَ‏: ‏ إِذًا نُكْثِرُ، قَالَ‏: ‏ اللَّهُ أَكْثَرُ‏.‏

Artinya: “Tiada seorang muslim pun yang memohon (kepada Allah ﷻ) dengan doa yang tidak mengandung dosa (permintaan yang haram), atau pemutusan hubungan (baik) dengan keluarga/kerabat, kecuali Allah akan memberikan baginya dengan (sebab) doa itu salah satu dari tiga perkara: [1] boleh jadi akan disegerakan pengabulan doanya, [2] atau Allah akan menyimpannya untuk kebaikan (pahala) baginya di akhirat, [3] atau akan dihindarkan darinya keburukan (bencana) yang sesuai dengannya”. Para sahabat radhiyallahu ‘anhum berkata: Kalau begitu, kami akan memperbanyak (doa kepada Allah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah lebih luas (rahmat dan karunia-Nya)”. [HR Ahmad]

Dari keterangan ini menjadi jelas ada tiga bentuk ijabah doa 

Pertama, doa tersebut akan diijabah ketika ia masih hidup didunia

Kedua, doa tersebut akan diijabah oleh sebagai pahala kelak di akhirat

Dan ketiga, doa akan diijabah dengan bentuk lain yaitu dihindarkan ia dari keburukan dan bencana

Demikianlah tiga bentuk ijabah doa sesuai keterangan Nabi Muhammad, Wallahu A’lam Bishowab.

Leave a Comment

Related Post