Skip to content
Harakatuna.com
  • X
  • Instagram
CTA Button

  • Editorial
  • CNRCT
  • Agenda
  • Khazanah
    • Inspiratif
    • Ekonomi Syariah
      Artikel yang membahas tentang ekonomi syariah
    • Literasi
    • Opini
    • Perempuan
    • Perspektif
    • Resensi Buku
    • Resonansi
    • Suara Pembaca
    • Telaah
  • Asas-asas Islam
    • Akhlak
    • Al-Qur’an
    • Fikih Islam
    • Hadist
    • Ibadah
    • Sirah Nabawiyah
    • Syariah
    • Tafsir
    • Tasawuf
  • Akhbar
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
  • Islam dan Timur Tengah
    • Islam dan Kebangsaan
    • Ulasan Timur Tengah
  • Milenial Islam

Nasionalisme

Argumen Logis “Nasionalisme” di Balik Kepahlawanan Soeharto

Harakatuna.com – Ketika Presiden Prabowo Subianto secara resmi menetapkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November kemarin, publik terbelah. Sebagian menyambutnya sebagai penghormatan yang

by

Harakatuna

13/11/2025

Hari Santri: Memperkuat Nasionalisme di Kalangan Kaum Pesantren

Harakatuna.com – Tepat 2 hari setelah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilantik beserta jajaran pemerintahan baru untuk periode 2024-2029,

by

Muallifah

22/10/2024

Memaknai Kunjungan Paus Fransiskus: Memupuk Nasionalisme dan Jati Diri Bangsa Indonesia

Harakatuna.com – Perjalanan apostolik ke Asia dan Pasifik yang dilakukan oleh Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, menjadi

by

Muallifah

05/09/2024

Jiwa Nasionalis Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Harus Diapresiasi

Berkat usaha dan kerja kerasnya, Timnas Indonesia mampu tampil apik melawan tim-tim kuat. Meskipun awalnya diragukan, namun Timnas Indonesia terbukti mampu memperlihatkan kemampuan

by

Harakatuna

30/04/2024

Mengapa Nasionalisme Menjadi Musuh Aktivis Khilafah?

Mengapa Nasionalisme Menjadi Musuh Aktivis Khilafah?

Harakatuna.com-Konflik Israel-Palestina masih terus memanas. Di media sosial seperti TikTok, Instagram, beberapa korban yang terkena serangan rudal dari kekejaman zionis Israel, semakin menciptakan

by

Muallifah

31/10/2023

Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra deradikalisasi atau eks narapidana terorisme (napiter). Ada empat poin penguatan nasionalisme itu adalah komitmen kebangsaan, toleransi terhadap keberagaman, menghargai budaya dan kearifan lokal, serta menjaga perdamaian. “Pancasila bukanlah Agama dan Pancasila tidak untuk menggantikan Agama. Tetapi Pancasila adalah dasar, Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan bangsa yang digali dari nilai-nilai luhur bangsa dan budaya” ungkap DIrektur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., saat silaturahmi BNPT bersama Mitra Deradikalisasi di Jambi, Kamis (2/3/2023). Kegiatan ini dihadiri oleh 16 Mitra Deradikalisasi beserta keluarga yang berasal dari Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Batanghari, dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selain Mitra Deradikalisasi, juga hadir aparat hukum wilayah dan unsur Pemerintah Daerah Jambi, di antaranya Kabinda Provinsi Jambi, Wakil Direktur Intelkam Polda Jambi, serta jajaran dari Korem 042/Garuda Putih, BAIS Jambi, Bakesbangpol Provinsi Jambi, Polresta Jambi, dan Kodim 0415/Jambi. Nurwakhid juga mengajak para mitra deradikalisasi agar benar-benar memahami konteks Hukum Allah yang dulu dijadikan pegangan saat terlibat kasus terorisme. Ia menjelaskan bahwa Hukum Allah adalah hukum untuk kemaslahatan dan hukum yang melarang kemudlaratan.Artinya adalah hukum yang memuat semua perintah Allah dan semua larangan Allah. Hukum-hukum yang melarang kemudlaratan dan menyuruh melakukan kemaslahatan “Ketika teman-teman dulu menganggap negara ini sebagai negara kufar atau kafir karena belum berhukum Allah, pertanyaaan saya, larangan Allah mana yang tidak dilarang di Indonesia? Perintah Allah yang mana yang tidak dibolehkan negara Indonesia?” tanya Nurwakhid. Ia menegaskan bahwa suatu negara jelas harus sesuai Syariat Allah. Dan Indonesia sudah menerapkan syariat tersebut. Contohnya seperti istilah dalam Bahasa Jawa, molimo atau 5 M yaitu main, mendem, madon, madat, dan maling. Semua 5M itu dilarang tegas di Indonesia. “5M itu dilarang di Indonesia karena agama melarang, berzinah dilarang karena agama juga melarang.mencuri, korupsi dilarang karena agama melarang, Narkoba dilarang. Semua yang dilarang Allah dilarang di negara ini,” tukasnya. Artinya, ungkap Nurwakhid, bahwa bangsa Indonesia sejatinya sudah sesuai dengan syariat Alllah. Kalau pun masih ada yang melanggar atau salah tentu sama-sama harus diperbaiki. Tapi dengan cara yang benar dengan amar ma’ruf nahi munkar Selain itu, Direktur Deradikalisasi BNPT juga memberikan pesan kepada para Mitra Deradikalisasi untuk meningkatkan toleransi di tengah keberagaman yang ada di Indonesia, khususnya di Jambi. “Perbedaan adalah sunatullah dan berdasarkan kehendak Allah. Maka kita harus menghormati perbedaan. Karena intoleransi sejatinya menuju kesombongan yang bisa membawa kita ke kekafiran,” kata Nurwakhid. Sementara itu, Kabinda Jambi, Brigjen Pol Drs Irawan David Syah, S.H., M.H., berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat dan meningkatkan rasa cinta tanah air seperti yang disampaikan oleh Direktur Deradikalisasi BNPT>. “Hari ini kita betul-betul mendapatkan pelajaran luar biasa dari Direktur Deradikalisasi yang memberi pengkayaan ilmu. Saya berharap lewat pertemuan ini, menjadi renungan yang berharga buat kita, supaya kita berkomitmen untuk benar-benar mencintai negara kita, NKRI,” ucap Irawan.

Perkuat Nasionalisme Eks Napiter, BNPT: Pancasila Bukan Agama, Tapi Ideologi yang Menyatukan Bangsa

Harakatuna.com. Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Subdit Bina Masyarakat, Direktorat Deradikalisasi terus melakukan program penguatan rasa nasionalisme kepada para mitra

by

Harakatuna

03/03/2023

Older posts
Page1 Page2 Page3 Next →

Latest Post

28/03/2026

Menangkap Ide dengan Cara Mencatatnya

27/03/2026

Nicolas Maduro Ajukan Permohonan Pembatalan Dakwaan Narco-Terorisme

EKSTREMISME DIGITAL

27/03/2026

Ketika Scroll jadi Radikalisasi: Wajah Baru Ekstremisme di Era Digital

Popular

Densus 88 Tangkap Terdugga Teroris Afiliasi JI

Bus Pembawa Anak-Anak Jadi Target Bom Saudi di Yaman, 29 Orang Tewas

Catatan Akhir Tahun 2019: Terorisme Musuh Semua Negara dan Agama

Dalil Doa dan Amalan Mengusap Mata Saat Adzan

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Bagi Istri, Ridho Allah Itu Ada Pada Ridho Suami

Hadis Nabi, Di Akhir Zaman Islam Tinggal Nama Saja

Berapa Usia Para Istri Rasulullah Ketika Dinikahi? Ini Jawabannya

Blog Categories

Nav Link

Helping our Clients Dedicated Team UX/UI designers New Startups

Follow Us

  • Instagram
  • X
  • LinkedIn

Harakatuna ©2026

Maintenance and Developed by Pondokgue Digital

Contact Me About Me All Post Submit Post
CTA Button