Menulis Itu seperti Menyusun Kepingan Lego; Sebuah Refleksi
Harakatuna.com – Saat kecil, aku sering menghabiskan waktu berjam-jam di kamar. Waktu itu, aku menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menyusun balok-balok lego yang
09/08/2025
Harakatuna.com – Saat kecil, aku sering menghabiskan waktu berjam-jam di kamar. Waktu itu, aku menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menyusun balok-balok lego yang
09/08/2025
Harakatuna.com – Kalimat itu tidak saya ingat pernah menuliskannya. Saya temukan di tengah catatan yang saya anggap gagal, diapit baris-baris yang bahkan tak
02/08/2025
Harakatuna.com – Semakin banyak teks yang ditulis mesin, semakin jelas perbedaannya: kata-kata rapi, kalimat lancar, tapi hambar. Tidak ada denyut. Tidak ada detail
26/07/2025
Harakatuna.com – Adakalanya kita untuk sejenak menghibur diri untuk hidup dalam kesunyian. Nuansa penuh ketenangan dan hilang dari sudut-sudut keramaian. Sudah banyak hiruk-pikuk
19/07/2025
Harakatuna.com – Saya mungkin tak perlu menyebutkannya satu per satu di awal—lebih menarik jika pembaca menemukannya sendiri. Bacalah perlahan hingga akhir, dan lihat
12/07/2025
Harakatuna.com – Pada hari weekend, aku duduk di sudut sebuah kedai kopi di daerah Jakarta. Saat itu kondisi kedai kopi masih sangatlah tenang.
05/07/2025