Skip to content
Harakatuna.com
  • X
  • Instagram
CTA Button

  • Editorial
  • CNRCT
  • Agenda
  • Khazanah
    • Inspiratif
    • Ekonomi Syariah
      Artikel yang membahas tentang ekonomi syariah
    • Literasi
    • Opini
    • Perempuan
    • Perspektif
    • Resensi Buku
    • Resonansi
    • Suara Pembaca
    • Telaah
  • Asas-asas Islam
    • Akhlak
    • Al-Qur’an
    • Fikih Islam
    • Hadist
    • Ibadah
    • Sirah Nabawiyah
    • Syariah
    • Tafsir
    • Tasawuf
  • Akhbar
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
  • Islam dan Timur Tengah
    • Islam dan Kebangsaan
    • Ulasan Timur Tengah
  • Milenial Islam

Ekstremisme

Penjabat (Pj) Jepara Edy Supriyanta meraih penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), atas dukungannya di bidang pencegahan radikalisme dan terorisme. Piagam penghargaan diserahkan Kepala BNPT melalui Direktur Pencegahan Irfan Idris, pada kegiatan sosialisasi dan forum dialog publik bertajuk Menumbuhkan Nasionalisme di Tengah Pluralisme, di Pendapa Kartini, Senin (19/6/2023). Direktur Pencegahan BNPT Irfan Idris menyampaikan, Jepara masuk ke dalam kategori aman. Meski demikian, menurutnya tetap perlu diwaspadai adanya kemungkinan gerakan yang tidak terlihat di bawah permukaan. Seperti, perekrutan, pendanaan, dan pelatihan. Media sosial menjadi faktor penting dalam penyebaran radikalisme di Indonesia. Menurutnya, aspek pemicu itu banyak menyasar generasi yang baru mengenal dunia maya. Karenanya, Irfan meminta agar setiap individu selalu membentengi diri, tidak mudah terprovokasi, dan mewaspadai hal-hal yang mengarah pada tindakan intoleransi. Salah satu upayanya, dengan penanaman nilai-nilai luhur kearifan lokal. “Kita tidak bisa lari dari kenyataan. Tetapi, kita harus mengikuti arus, tidak boleh terbawa arus,” tandasnya. Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menyampaikan, masyarakat Jepara sangat mengakui keberagaman dalam beragama. Di Jepara terdapat enam kepercayaan yang dianut, dan masing-masing pemeluknya hidup berdampingan dengan rukun dan damai. “Saat ini secara keseluruhan aman dan kondusif,” ujarnya. Kendati tak dilalui jalur Pantura, Edy menuturkan, jika Jepara tetap berpotensi kemasukan paham radikalisme. Hal itu karena faktor pariwisata dan adanya perusahaan milik penanam modal asing. Dari dua aspek ini, mencatatkan Jepara menjadi wilayah dengan jumlah WNA tertinggi kedua di Jawa Tengah. “Jumlahnya ada sekitar seribu orang asing. Selain budaya asing, juga terdapat potensi masuknya paham radikalisme,” tuturnya. Oleh sebab itu, Edy meminta, kegiatan-kegiatan positif di lingkungan masing-masing, harus terus digalakkan. Selain itu, juga perlu adanya pengetatan sistem wajib lapor bagi warga baru, untuk mendeteksi pendatang yang berpotensi membawa pengaruh negatif di masyarakat. Diketahui, saat ini Kabupaten Jepara telah terbentuk Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme. Wadah tersebut baru terbentuk di dua kabupaten se-Indonesia, bersama Kabupaten Lebak di Provinsi Banten.

Pj Bupati Jepara Dukung BNPT RI Cegah Radikalisme

Harakatuna.com. Jepara – Penjabat (Pj) Jepara Edy Supriyanta meraih penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), atas dukungannya di bidang pencegahan radikalisme dan

by

Harakatuna

02/07/2023

Perempuan Negara

Suara Perempuan dalam Buku Perempuan Islam dan Negara

Harakatuna.com – Setelah belajar di Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon saya jadi tertarik untuk membaca karya-karya KH. Husein Muhammad atau biasa disapa

by

Hanifah Nabilah

02/07/2023

Panji Gumilang Sebut MUI Sebagai Lembaga Teroris, Ini Respon Wasekjen MUI

Harakatuna.com. Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) berang usai disebut oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun sebagai lembaga teroris. Oleh sebab itu, Wasekjen

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

02/07/2023

Biden Sebut Tak Ada Al-Qaeda di Afganistan, Ini Respons Taliban

Harakatuna.com. Kabul – Pemerintahan Taliban merespons klaim Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, yang menyebut tidak ada kelompok Al-Qaeda di Afghanistan. Menurut Taliban,

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

02/07/2023

Jum'at

Menyegarkan Kembali Khutbah Jum’at Kita dari Terorisme-Radikalisme

Judul: Antologi Khutbah Jum’at Pilihan, Penulis: H. Muhammad Faizin, dkk., Penerbit: Alif.ID., Cetakan: 1, 2021, Tebal: 205 Halaman, ISBN: 978-623-94916-3-5 Peresensi: Fathur Roziqin.

by

Fathur Roziqin

02/07/2023

Cegah Radikalisme, Divhumas Polri Kunjungi Ponpes Darussalamah Lamtim

Harakatuna.com. Lampung – Tim Divisi Humas (Divhumas) Polri yang dipimpin AKBP Gatot Hendro Hartono menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dengan tema “Terorisme Musuh Kita

by

Ahmad Fairozi, M.Hum.

01/07/2023

Older posts
Newer posts
← Previous Page1 … Page775 Page776 Page777 … Page913 Next →

Latest Post

28/03/2026

Menangkap Ide dengan Cara Mencatatnya

27/03/2026

Nicolas Maduro Ajukan Permohonan Pembatalan Dakwaan Narco-Terorisme

EKSTREMISME DIGITAL

27/03/2026

Ketika Scroll jadi Radikalisasi: Wajah Baru Ekstremisme di Era Digital

Popular

Densus 88 Tangkap Terdugga Teroris Afiliasi JI

Bus Pembawa Anak-Anak Jadi Target Bom Saudi di Yaman, 29 Orang Tewas

Catatan Akhir Tahun 2019: Terorisme Musuh Semua Negara dan Agama

Dalil Doa dan Amalan Mengusap Mata Saat Adzan

Makna Rahmat dalam Al-Qur’an Al-Karim

Bagi Istri, Ridho Allah Itu Ada Pada Ridho Suami

Hadis Nabi, Di Akhir Zaman Islam Tinggal Nama Saja

Berapa Usia Para Istri Rasulullah Ketika Dinikahi? Ini Jawabannya

Blog Categories

Nav Link

Helping our Clients Dedicated Team UX/UI designers New Startups

Follow Us

  • Instagram
  • X
  • LinkedIn

Harakatuna ©2026

Maintenance and Developed by Pondokgue Digital

Contact Me About Me All Post Submit Post
CTA Button