Pemprov DKI Gelar Perayaan Paskah 2025, Tegaskan Komitmen Toleransi dan Kepedulian Sosial

Ahmad Fairozi, M.Hum.

04/05/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Perayaan Hari Paskah 2025 di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Jumat (2/5/2025). Acara bertema “Damai Sejahtera untuk Jakarta” ini diikuti oleh sekitar 4.000 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, anggota DPRD, hingga para pelajar.

Ketua Panitia Paskah 2025 sekaligus Kepala Kerja Sama Pemprov DKI Jakarta, Marulina Dewi, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Jakarta sebagai kota global. Ia menilai semangat toleransi antarwarga masih kuat dan menjadi modal penting dalam membangun kehidupan bersama di ibu kota.

“Jakarta masih menyimpan nilai-nilai toleransi yang kuat. Melalui perayaan ini, kami berharap nilai-nilai Paskah bisa diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat di kota yang sangat heterogen ini,” ujar Marulina pada Minggu (4/5/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov DKI juga menyalurkan bantuan sosial atau tali kasih kepada sejumlah komunitas lintas agama dan penyandang disabilitas. Beberapa penerima bantuan antara lain PSAA Dorkas, Yayasan Pondok Kasih Agape, Yayasan Kasih Anugerah, Panti Asuhan Anni’mah, serta organisasi disabilitas seperti HDWI, Gerkatin, Pertuni, dan PPDI.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan toleransi dalam perayaan tersebut. Ia berharap momen Paskah menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.

“Perayaan ini semoga bisa menjadi pengingat bahwa dalam menjalankan tugas dan fungsi, kita harus selalu menanamkan nilai-nilai kasih dan kepedulian terhadap sesama,” tutur Rano Karno dalam sambutannya.

Dengan semangat damai dan kasih, perayaan Paskah 2025 ini diharapkan mampu mempererat hubungan antarwarga serta memperkuat semangat pelayanan publik di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk.

Leave a Comment

Related Post