MUI Tojo Una-Una Ajak Tokoh Agama Dukung Deradikalisasi di Kalangan Generasi Muda

Ahmad Fairozi, M.Hum.

12/07/2025

2
Min Read
MUI Tojo Una-Una Ajak Tokoh Agama Dukung Deradikalisasi di Kalangan Generasi Muda

On This Post

Harakatuna.com. Tojo Una-Una – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tojo Una-Una mengajak para tokoh agama untuk bersinergi dengan pemerintah dalam upaya memerangi penyebaran paham radikalisme, khususnya di kalangan generasi muda. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Tojo Una-Una, Mohamad Hamdi, dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.

Hamdi menegaskan bahwa radikalisme kerap muncul akibat pemahaman agama yang tidak utuh, terutama dalam menafsirkan konsep jihad dalam Islam. Kesalahan dalam memahami konsep ini, menurutnya, dapat mengarah pada tindakan kekerasan dan bahkan terorisme.

“Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, baik dalam kondisi damai maupun dalam konflik. Maka penting bagi generasi muda untuk mempelajari agama secara utuh dan benar agar tidak terjebak dalam pemahaman yang sempit,” ujar Hamdi.

Ia juga menambahkan bahwa berkembangnya ideologi radikal tidak hanya terjadi di lingkungan pendidikan formal, tetapi juga merambah ke pendidikan nonformal. Fenomena ini, kata Hamdi, menunjukkan bahwa pengaruh radikalisme telah meluas dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

“Islam ini agama rahmat bagi seluruh alam. Mari kita dorong generasi muda untuk belajar agama Islam dengan benar agar mereka tidak salah dalam memahami. Karena kalau salah memahami, itu bisa berdampak negatif terhadap akidah dan akhlak mereka. Di sinilah pintu masuk radikalisme terbuka. Maka dari itu, kita harus bersama-sama mendukung program deradikalisasi yang dijalankan pemerintah,” jelasnya.

Hamdi menyoroti bahwa tantangan dalam pembelajaran agama di kalangan anak muda cukup besar. Masih banyak ditemukan pemahaman keagamaan yang sempit dan keliru, yang berpotensi melahirkan sikap intoleran serta mengancam keberagaman bangsa.

Ia menegaskan bahwa program deradikalisasi yang diupayakan pemerintah belum berjalan secara optimal. Karena itu, menurutnya, dukungan dari para alim ulama dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.

“Perlu adanya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh-tokoh agama dalam memberikan pemahaman keagamaan yang benar kepada umat. Ini adalah langkah penting untuk mencerdaskan kehidupan beragama di masyarakat dan membentengi generasi muda dari pengaruh paham ekstrem,” tutup Hamdi.

Leave a Comment

Related Post