Menag Nasaruddin Umar Ajak Jemaah Haji Doakan Palestina

Ahmad Fairozi, M.Hum.

20/04/2025

2
Min Read
Menag Nasaruddin Umar Ajak Jemaah Haji Doakan Palestina Ahmad Fairozi BNPT
Menag Nasaruddin Umar Foto: Kemenag dalam Postingan Detik.com

Harakatuna.com. Jakarta – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengimbau para calon jemaah haji Indonesia untuk tidak hanya fokus pada kepentingan pribadi saat beribadah di Tanah Suci, tetapi juga menyertakan doa untuk keselamatan dan kebebasan rakyat Palestina.

Imbauan tersebut disampaikan Menag saat menghadiri kegiatan Bimbingan Manasik Haji Nasional yang digelar pada Sabtu (19/4/2025). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya membangun semangat solidaritas sesama umat Islam melalui kekuatan doa bersama.

“Kalau sudah sampai di Tanah Suci, jangan egois. Maksudnya, jangan hanya mendoakan diri sendiri. Doakan juga saudara-saudara kita, umat Muslimin dan Muslimat. Ini yang dicontohkan Rasulullah,” ujar Menag sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian Agama RI.

Doa untuk Palestina Diangkat dalam Manasik

Secara khusus, Nasaruddin menaruh perhatian besar terhadap situasi yang menimpa rakyat Palestina, yang hingga kini masih berada dalam tekanan dan kekerasan akibat konflik berkepanjangan dengan Israel.

“Jangan lupakan Palestina. Mereka saudara kita yang sedang dizalimi oleh tetangganya, Israel. Doa-doa kita sangat dibutuhkan di sana,” tegasnya di hadapan ratusan ribu calon jemaah haji yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Menag juga menyampaikan bahwa musim haji tahun ini berpotensi menjadi haji akbar, yaitu pelaksanaan puncak ibadah haji yang bertepatan dengan hari Jumat. Ia menyebut keutamaannya bisa mencapai 70 kali lipat dibandingkan haji pada tahun-tahun biasa.

“Tahun ini, insya Allah kita akan melaksanakan haji akbar. Keutamaannya 70 kali lebih besar dari haji biasa. Ini adalah panggilan khusus dari Allah, bapak-ibu adalah kekasih-Nya yang diundang ke Baitullah,” ujarnya dengan penuh semangat.

Kekuatan Doa Bersama

Menag Nasaruddin juga menyoroti pentingnya kekuatan doa kolektif dalam ibadah haji, terutama saat puncak wukuf di Arafah, di mana jutaan umat Islam dari seluruh dunia berkumpul dalam satu waktu dan tempat.

“Ada hadis yang menyebutkan bahwa doa 40 orang yang dilakukan serentak akan diijabah. Bayangkan, saat wukuf nanti ada sekitar 4 juta orang berkumpul. Jika semuanya mendoakan Palestina bersama-sama, insya Allah doa itu akan mengetuk langit,” tandasnya.

Imbauan ini menjadi bagian dari pesan moral yang disampaikan Menag kepada para jemaah, bahwa ibadah haji sejatinya bukan hanya perjalanan spiritual individual, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian terhadap isu-isu kemanusiaan global.

“Ibadah ini bukan sekadar untuk diri sendiri. Mari kita gunakan kesempatan mulia ini untuk mendoakan perdamaian, keadilan, dan keselamatan bagi seluruh umat Islam, khususnya saudara-saudara kita di Palestina,” pungkasnya.

Leave a Comment

Related Post