Membiasakan Sikap Rendah Hati Dalam Menjalani Kehidupan

Ahmad Khalwani, M.Hum

19/10/2024

2
Min Read
sikap rendah hati

On This Post

Harakatuna.com – Dalam menjalani kehidupuan dunia ini, salah satu hal yang wajib dimiliki seseorang adalah akhlak yang mulia. Akhlak mulia yang dimiliki seseorang pasti akan menjadikannya disegani dan disenangi. Salah satu akhlak mulia yang harus dimiliki seseorang adalah rendah hati atau tawadhu. Rendah hati dapat menjadikan seorang memiliki sifat humble, tidak suka pamer, serta tidak suka sombong tapi tetap paling terdepan dalam berkontribusi dalam kemaslahatan.

Allah sendiri dalam Al-Quran memerintahkan umat manusia, khususnya lagi umat Islam untuk memiliki sikap rendah hati. Sikap ini sangat dianjurkan untuk dipraktekkan di depan umat dan masyarakat.

وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

Artinya: “Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan tawadhu. Dan apabila orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.” (QS. Al Furqaan: 63)

Memiliki sikap rendah hati ketika menjalani kehidupan adalah salah satu ciri menjadi hamba yang dikasihi Allah. Nabi Muhammad sendiri diberikan wahyu untuk senantiasa bersikap tawadhu. Karena sikap mulia ini memberikan kontribusi yang luar biasa yaitu menjauhkan dari sikap merendahkan orang lain dan menjauhkan dari perbuatan zalim terhadap orang lain.

وَإِنَّ اللَّهَ أَوْحَى إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّى لَا يَفْخَرَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ وَلَا يَبْغِ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ

Artinya: “Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap rendah hati hingga tidak seorang pun yang bangga atas yang lain dan tidak ada yang berbuat aniaya terhadap yang lain.” (HR Muslim)

Sikap mulia ini harus dibiasakan sejak dini dan sampai kapan pun. Karena satu janji Allah yang harus selalu dipegang, seseorang yang membiasakan diri dengan sikap mulia ini pasti akan diangkat derajatnya ke derajat yang mulia.

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللَّهُ.

Artinya: “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaan untuknya. Dan tidak ada orang yang tawadhu karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim No. 2.588)

Walhasil marilah kita membiasakan diri untuk selalu rendah hati dalam menjalani kehidupan. Walahu A’lam Bishowab.

Leave a Comment

Related Post