Memberantas Puritanisme dan Takfirisme

Harakatuna

16/05/2024

1
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. – Wahabi adalah lumbung puritanisme dan takfirisme, dakwah Wahabi merusak sistem nilai dan kerukunan di Indonesia. Wahabisme sangat puritan dan tekstual terhadap Islam. Mereka selalu mengkritik dan mengkafirkan praktik-praktik yang dianggap bid’ah atau syirik.

Pengaruh Wahabi

  • Ideologi Wahabi adalah dalang di balik radikalisme-ekstremisme, yang dalam beberapa kasus juga terkait dengan aktivitas teror.
  • Ajaran Wahabi telah berkontribusi meningkatkan ekstremisme Islam di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Pengaruh kelompok seperti ISIS.
  • Wahabisme berkaitan erat dengan puritanisme dan takfirisme yang kerap kali memicu intoleransi radikalisme hingga terorisme.

Upaya Moderasi

  • Perlu dilakukan moderasi untuk mengimbangi pengaruh wahabisme dengan beberapa alasan:
  • Moderasi beragama dapat meminimalisir radikalisasi. Moderasi mampu bentengi masyarakat dari dampak negatif puritanisme dan takfirisme.
  • Moderasi beragama akan memperkuat identitas nasional.
  • Moderasi beragama sejalan dengan spirit kebangsaan masyarakat Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika.

Melarang Wahabisme

Mengapa perlu melarang wahabisme?

  • Mengancam pluralitas dan toleransi. Dakwah Wahabi suka bikin gaduh dan memecah-belah sesama.
  • Dapat memantik radikalisasi hingga aksi teror. Ini sudah rahasia umum, Wahabi adalah sarang teroris.
  • Wahabisme yang berakar dari Arab Saudi dianggap sebagai bentuk penetrasi budaya dan religius asing yang dapat menggerus identitas keagamaan lokal Indonesia.

Leave a Comment