Mahasiswa UINSA Surabaya Sosialisasikan Moderasi Beragama di MAS At-Tauhid

Ahmad Fairozi, M.Hum.

06/06/2025

2
Min Read
Mahasiswa UINSA Surabaya Sosialisasikan Moderasi Beragama di MAS At-Tauhid

On This Post

Harakatuna.com. Surabaya – Sekelompok mahasiswa dari Program Studi Hukum Islam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Konsep Moderasi Beragama” kepada para siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) At-Tauhid, Surabaya, Senin (2/6). Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai toleransi, anti kekerasan, dan penghargaan terhadap perbedaan sejak usia remaja.

Bertempat di ruang kelas utama MAS At-Tauhid yang terletak di Jl. Sidoresmo Dalam No. 37, Kelurahan Wonokromo, Surabaya, kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga 15.30 WIB. Sekitar 30 siswa kelas X turut hadir dan aktif mengikuti kegiatan, didampingi guru dan staf sekolah.

Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 7 Mata Kuliah Studi Hukum Islam—yang terdiri dari Abu Bakar Al-Juhari, Shoviana Dewi Ariyanti, Miftahuddin, M. Jamaluddin Al Ghifari, dan Nabila Zulfa Barirah—menyampaikan materi secara bergantian. Pendekatan yang digunakan bersifat interaktif dan partisipatif, sehingga mendorong siswa untuk aktif berdialog.

Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar tentang moderasi beragama, meliputi nilai-nilai utama seperti komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, serta penghargaan terhadap budaya lokal. Penyampaian materi juga dilengkapi dengan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari, terutama yang relevan dengan pengalaman para pelajar.

“Moderasi beragama bukan sekadar konsep, tetapi merupakan sikap hidup yang perlu ditanamkan sejak dini agar terbentuk masyarakat yang harmonis dan damai,” ungkap Abu Bakar Al-Juhari, selaku ketua kelompok dalam sesi pemaparan.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Para siswa tampak antusias dan aktif dalam sesi tanya jawab, terutama terkait bagaimana sikap moderat dalam kehidupan sosial, pentingnya menghargai perbedaan keyakinan antar teman, hingga cara beretika dalam menyampaikan pendapat di media sosial.

“Siswa-siswa kami jadi lebih terbuka dalam memahami perbedaan. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini,” ujar salah satu guru pendamping MAS At-Tauhid.

Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa juga memperkenalkan profil kampus UIN Sunan Ampel Surabaya, sekaligus memberikan motivasi agar para siswa termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Meski dilaksanakan dalam waktu terbatas, kegiatan ini dinilai berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya moderasi dalam beragama. Banyak siswa mengaku lebih memahami arti toleransi dan pentingnya menghargai pendapat orang lain.

Leave a Comment

Related Post