Harakatuna.com – Hidup yang selalu diharapkan oleh setiap manusia adalah hidup yang diliputi dengan ketenangan dan keamanan. Orang yang hidupnya nyaman, aman dan tentram tentu hidupnya selalu dalam penjagaan dan naungan Allah. Lantas apa si yang perlu dilakukan oleh manusia agar Allah senantiasa menjaga kita.?
Dalam sebuah hadisnya, Rasulullah menjelaskan langkah-langkah agar Allah senantiasa menjaga diri kita. Rasulullah mengajarkan agar Allah senantiasa menjaga diri kita maka hal yang harus dilakukan adalah kita harus selalu menjaga Allah dalam setiap keadaan.
احفَظِ اللهَ يَحفَظْك، احفَظِ اللهَ تَجِدْه تُجاهَك، إذا سَأَلتَ فاسأَلِ اللهَ، وإذا استَعَنتَ فاستَعِنْ باللهِ
Artinya: “Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Apabila kamu meminta sesuatu, mintalah kepada Allah. Apabila engkau memohon pertolongan, maka mintalah kepada Allah.” (HR. Tirmidzi)
Maksud jaga Allah dalam hadis Nabi Muhammad diatas adalah kita selalu melaksanakan perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Ketika Akan berbuat baik, maka ingatlah Allah sehingga terhindar dari riya dan pamer. Hendak berbuat maksiat, maka ingatlah Allah, niscaya orang tersebut tidak jadi maksiat. Ketika sedang beraktivitas maka mulailah dengan mengingat Allah maka akan meraih pahala sepanjang aktivitasnya. Dan ketika dalam kesendirian maka ingatlah Allah maka Akan dijauhkan dari hal-hal yang merusak.
Ketika kita selalu menjaga Allah dengan melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya maka Allah akan senantiasa menjaga diri kita. Bahkan ketika Allah telah menjaga kita, maka apapun yang kita harapkan dan pintakan akan Allah kabulkan.
Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menjaga Allah seperti yang dijelaskan dalam Al-Quran adalah tidak mempedulikan orang-orang yang tidak memberikan manfaat dan fokus dalam beribadah
وَعِبَادُ الرَّحۡمٰنِ الَّذِيۡنَ يَمۡشُوۡنَ عَلَى الۡاَرۡضِ هَوۡنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الۡجٰهِلُوۡنَ قَالُوۡا سَلٰمًا وَالَّذِيۡنَ يَبِيۡتُوۡنَ لِرَبِّهِمۡ سُجَّدًا وَّقِيَامًا
Artinya: “Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati. Dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, ‘Salam.’ Dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.” (QS. Al-Furqan: 63-64)
Semoga dengan kita selalu menjaga Allah, Allah senantiasa menjaga diri kita, Amin.








Leave a Comment