Harakatuna.com – Salah ajaran syariat Islam adalah percaya akan adanya hal gaib seperti jin. Jin ini seperti yang digambarkan Al-Quran, Surat Al-Jin ayat 11 memiliki karakter seperti manusia, ada yang saleh dan ada yang tidak dan jin itu memiliki jalannya masing-masing. Jin jahat ini seringkali mengganggu manusia, bahkan Rasulullah sendiri pernah diganggu jin saat melaksanakan ibadah shalat.
Diceritakan ketika sedang shalat, di tengah-tengah shalat, tiba-tiba Rasulullah mengucapkan kalimat Ta’awudz. Setelah selesai shalat, Rasulullah menjelaskan bahwa ternyata di tengah shalat ia diganggu jin. Cerita ini diabadikan dalam hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam Muslim
Imam Muslim dari Abu Darda’ ra: عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ: « قَامَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يصلى فَسَمِعْنَاهُ يَقُولُ: أَعُوذُ بِاللهِ مِنْكَ. ثُمَّ قَالَ: أَلْعَنُكَ بِلَعْنَةِ اللهِ ثَلَاثًا، وَبَسَطَ يَدَهُ كَأَنَّهُ يَتَنَاوَلُ شَيْئًا. فَلَمَّا فَرَغَ مِنَ الصَّلَاةِ قُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ، قَدْ سَمِعْنَاكَ تَقُولُ فِي الصَّلَاةِ شَيْئًا لَمْ نَسْمَعْكَ تَقُولُهُ قَبْلَ ذَلِكَ، وَرَأَيْنَاكَ بَسَطْتَ يَدَكَ. قَالَ: إِنَّ عَدُوَّ اللهِ إِبْلِيسَ جَاءَ بِشِهَابٍ مِنْ نَارٍ لِيَجْعَلَهُ فِي وَجْهِي، فَقُلْتُ: أَعُوذُ بِاللهِ مِنْكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ قُلْتُ: أَلْعَنُكَ بِلَعْنَةِ اللهِ التَّامَّةِ. فَلَمْ يَسْتَأْخِرْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ. ثُمَّ أَرَدْتُ أَخْذَهُ، وَاللهِ لَوْلَا دَعْوَةُ أَخِينَا سُلَيْمَانَ لَأَصْبَحَ مُوثَقًا يَلْعَبُ بِهِ وِلْدَانُ أَهْلِ الْمَدِينَةِ
Artinya: “Dari Abu Darda’ ra, ia berkata, bahwasanya ketika Rasulullah saw berdiri melaksanakan shalat, kami mendengar beliau mengucapkan “A’udzubillah minka” lalu mengatakan, “Al’anuka bilaknatillah” tiga kali. Kemudian, membentangkan tangannya, seakan-akan mendapatkan sesuatu. Setelah tuntas dari shalatnya, lantas kami berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, kami mendengar engkau mengucapkan sesuatu di dalam shalat, yang sebelumnya kami tidak pernah mendengar engkau mengucapkan kalimat tersebut. Kami juga melihat engkau membentangkan tangan.” Rasul saw menjawab, “Sesungguhnya musuh Allah swt, Iblis datang membawa bara api dan dia hendak melemparkannya ke wajahku. Dengan demikian aku berkata, A’udzubillahi minka, tiga kali. Lalu aku lanjutkan dengan, al’anuka bilaknatillah tammah. Belum selesai 3 kali ucapan, aku ingin menangkapnya. Demi Allah, seandainya bukan karena doa saudara kita, Nabi Sulaiman, niscaya akan aku ikat ia, sehingga jadi mainan anak-anak penduduk Madinah.” (HR. Muslim no. 542)
Anjuran Membaca Surat Muawidzatain Agar Tidak Diganggu Jin Saat Shalat
Dari keterangan hadis diatas menjadi jelas, jika diganggu jin maka ucapkan kalimat Ta’awudz “A’udzubillahi minas syaitonirrajim”. Rasulullah sendiri, menganjurkan umatnya ketika hendak shalat untuk membaca surat muawidzatain (An-Nas dan Al-Falaq). Dengan tujuan untuk berlindung dari gangguan jin dan setan. Hal ini seperti yang diriwayatkan dalam sebuah hadis
يا عقب، ألا أعلمك سورتين من خير سورتين قرأ بهما الناس؟ قلت : بلى، يا رسول اللَّه ، فأقرأني قُلْ : أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وقُلْ : أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ثم أقيمت الصلاة فتقدم رسول اللَّه صلّى اللَّه عليه وسلّم فقرأ بهما ثم مرّ بي ، فقال : كيف رأيت يا عقب ، اقرأ بهما كلما نمت وكلما قمت
Artinya: “Wahai Uqbah, maukah kamu aku ajari dua surah yang lebih baik dari dua surah yang biasa dibaca oleh manusia?. Uqbah menjawab, ‘Iya, wahai Rasulullah.’ Lalu beliau membacakan kepadaku ‘Qul a’udzu bi rabbil falaq dan Qul a’udzu bi rabbin nas. Setelah itu iqamah dikumandangkan, Rasulullah Saw maju dan membaca kedua surah itu. Kemudian beliau melewatiku, dan bersabda. “Bagaimana menurutmu wahai Uqbah, bacalah kedua surah itu setiap kamu hendak tidur dan ketika kamu hendak melaksanakan shalat”
Demikianlah sedikit kisah ketika Rasulullah diganggu jin saat shalat yang diabadikan dalam hadis, Wallahu A’lam Bishowab.








Leave a Comment