Harakatuna.com. Jakarta – Menghadapi dinamika strategis global dan regional yang semakin kompleks, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam bidang pertahanan dan keamanan internasional.
Melalui Kedeputian Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri, Kemenko Polhukam menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang membahas berbagai isu strategis, termasuk rivalitas geopolitik, perkembangan teknologi militer, hingga ancaman non-tradisional seperti terorisme lintas negara, keamanan siber, dan peredaran narkotika yang semakin kompleks dan saling berkaitan.
“Situasi global yang berkembang cepat ini menuntut Indonesia untuk memperkuat posisi serta kapasitasnya, khususnya melalui pendekatan kerja sama multilateral yang lebih adaptif dan terkoordinasi,” ujar Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Multilateral Kemenko Polhukam, Adi Winarso, saat membacakan sambutan Deputi Bidkoor Politik Luar Negeri pada Senin (23/6/2025).
Adi menegaskan bahwa tantangan seperti penanggulangan terorisme, penguatan keamanan siber, serta pengendalian peredaran narkoba tidak bisa diatasi secara sektoral. Menurutnya, isu-isu tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan komitmen bersama antar kementerian dan lembaga pemerintah.
“Saya merasa penting untuk memperkuat potensi kerja sama yang dapat kita bangun melalui kegiatan ini, seperti berbagi teknologi, memperkuat riset, mengembangkan industri dalam negeri, serta saling bertukar praktik terbaik dalam menangani isu pertahanan dan keamanan,” lanjutnya.
Adi Winarso juga mengusulkan agar pertemuan semacam ini menjadi agenda rutin tahunan untuk memperbarui informasi, mengevaluasi kerja sama, dan menyelaraskan prioritas pemerintah dalam bidang kerja sama multilateral, khususnya di sektor pertahanan dan keamanan internasional.
“Dengan konsolidasi seperti ini, saya melihat ada potensi besar bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dan menjaga konsistensinya dalam mewakili kepentingan nasional di berbagai forum internasional,” tutup Adi Winarso.







Leave a Comment