Kemenag Subulussalam Gelar Sosialisasi Pencegahan Intoleransi dan Radikalisme

Ahmad Fairozi, M.Hum.

15/06/2025

2
Min Read
Kemenag Subulussalam Gelar Sosialisasi Pencegahan Intoleransi dan Radikalisme

On This Post

Harakatuna.com. Subulussalam – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Subulussalam menggelar sosialisasi daring bertema pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) pada Jumat (13/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 74 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari berbagai satuan kerja.

Kepala Kantor Kemenag Subulussalam, Marwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan memperdalam pemahaman tentang pentingnya moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

“Sosialisasi ini merupakan upaya nyata kami untuk memperkuat pemahaman para pegawai, khususnya PPPK, tentang pentingnya menjaga keberagaman dan keutuhan NKRI melalui moderasi beragama,” ujar Marwan.

Marwan menambahkan bahwa moderasi beragama bukan sekadar wacana, tetapi harus menjadi praktik nyata yang tercermin dalam sikap, ucapan, dan tindakan ASN. Oleh karena itu, pemahaman yang benar mengenai bahaya intoleransi dan ekstremisme menjadi penting untuk ditanamkan sejak dini kepada aparatur negara.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan ini adalah Kasubbag Tata Usaha Kemenag Subulussalam, Jamhuri. Ia berharap agar seluruh peserta tidak hanya menjadi pelaku birokrasi, tetapi juga menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Kami ingin para PPPK ini tidak hanya memahami ancaman IRET, tetapi juga mampu menyosialisasikannya kepada lingkungan sekitarnya. Mereka bisa menjadi contoh bagaimana ASN seharusnya bersikap dalam menjaga kebhinnekaan,” ujar Jamhuri.

Kegiatan ini diselenggarakan secara daring sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan menjangkau peserta dari berbagai lokasi. Selain membahas ancaman IRET, peserta juga diberikan pemahaman tentang langkah-langkah preventif yang bisa dilakukan secara individu maupun kelembagaan.

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman PPPK tentang pentingnya peran mereka dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan mencegah paham-paham radikal berkembang di masyarakat,” pungkas Marwan.

Melalui kegiatan semacam ini, Kemenag Subulussalam terus berupaya memperkuat fondasi kebangsaan melalui pendekatan edukatif dan persuasif, dengan harapan terciptanya lingkungan kerja dan masyarakat yang harmonis, toleran, dan terbebas dari pengaruh ekstremisme.

Leave a Comment

Related Post