Kemenag Optimalkan Moderasi Beragama Melalui Pendidikan

Harakatuna

03/05/2024

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Jakarta – Plt. Dirjen Pendidikan Islam, Abu Rokhmad menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi menuju kesuksesan dan moderasi beragama di Indonesia. Pesan ini disampaikan Abu pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024.

“Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024 adalah saat yang penting untuk membangkitkan kepercayaan publik terhadap pentingnya pendidikan bagi generasi sekarang dan mendatang,” ujar Abu Rokhmad di Jakarta pada Kamis (02/4/2024).

Prof. Abu juga menyoroti peran pendidikan dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia, dengan menyatakan, “Kami sangat yakin bahwa lembaga pendidikan itu guru-gurunya, ustadz-ustadz nya itu merupakan pelopor-pelopor ya merupakan agen-agen pendorong moderasi beragama yang sangat kuat karena mereka bukan hanya belajar ilmu umum tetapi juga belajar ilmu agama,” tambahnya.

Dalam konteks kesuksesan, beliau juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya tentang meraih kesuksesan materi, tetapi juga tentang membangun karakter, pengetahuan, dan kemampuan untuk mengubah masyarakat. “Orang-orang sukses umumnya memiliki dua pola, yaitu pergi ke pasar kembang atau dunia bisnis,” kata Abu.

Guru Besar UIN Walisongo ini juga menggarisbawahi peran pendidikan dalam memperbaiki nasib seseorang, terutama dalam menghadapi berbagai situasi di dunia. “Pendidikan adalah jalan ninja untuk memperbaiki nasib, karena membangun mental yang kuat dan membuka peluang bagi siapa pun untuk meraih kesuksesan,” tambahnya.

Dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia, Staf Ahli Menteri Agama ini menekankan karakteristik keberagaman cara beragama yang moderat. “Madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan Islam lainnya menjadi pelopor moderasi beragama di Indonesia,” tegasnya.

Terakhir, Abu mengungkap pentingnya pendidikan agama dalam menciptakan generasi yang moderat, yang merupakan prasyarat bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan. “Moderasi beragama merupakan kunci untuk kerukunan dan kedamaian, yang merupakan prasyarat bagi pembangunan yang berhasil,” paparnya.

Dengan pesan-pesan penuh semangat dan inspiratif, Abu Rokhmad menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pendidikan Islam sebagai sarana untuk mencapai kesuksesan individual dan moderasi beragama yang mendorong pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Leave a Comment

Related Post