Kembali dari Doha, Pemimpin Mossad Jalankan Visi Gencatan Senjata di Gaza

Harakatuna

06/07/2024

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Gaza – Kepala badan intelijen Israel Mossad, David Barnea pada Jumat kembali pulang dari Doha pada Jumat (5/6). Pasalnya, ia sedang mengadakan pembicaraan mengenai potensi kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza dengan para pihak terkait.

Dikutip dari MEMO, seorang sumber mengatakan kepada situs berita Times of Israel bahwa David Barnea sedang menjalankan visi rahasia. David yang merupakan kepala tim perunding Israel mengenai konflik Gaza beberapa kali mengadakan pembicaraan dengan mediator Qatar mengenai proposal gencatan senjata terbaru Hamas.

Kantor Netanyahu pada Rabu (3/6) mengatakan, Israel sedang mengevaluasi tanggapan Hamas mengenai garis besar kemungkinan kesepakatan gencatan senjata. Sebelumnya telah disepakati bahwa Hamas akan segera menyampaikan jawabannya kepada para mediator.

Dikutip dari Mina News bawah para pihak yang dimaksud adalah Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat. Pihak-pihak ini telah berusaha melakukan perundingan selama berbulan-bulan untuk mencapai gencatan senjata dan pembebasan 120 sandera yang tersisa di Gaza.

Sementara itu Hamas mengatakan, kesepakatan apa pun harus mengakhiri perang dan menyebabkan penarikan penuh Israel dari Gaza. Namun, Israel berpendapat bahwa mereka hanya akan menerima jeda sementara dalam pertempuran dan ingin mengakhiri kemampuan pemerintahan Hamas di Gaza.

Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu mengumumkan rencana gencatan senjata tiga tahap, yang mencakup pembebasan bertahap sandera Israel yang ditahan di Gaza dan penarikan kembali pasukan Israel. Kesepakatan ini juga mencakup pembebasan tahanan Palestina dan rekonstruksi Gaza.

Leave a Comment

Related Post