Harakatuna.com. Tanjungpinang – Kemenag TPI (INMAS) Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) RI terus melakukan pendeteksian dini terhadap timbulnya gerakan-gerakan radikal dan terorisme melalui penerlitian langsung kepada tokoh-tokoh masyarakat dan instansi terkait. Tak terkecuali di Kementerian Agama Kota Tanjungpinang.
Salah satu responden terhadap penelitian yang dilakukan BNPT adalah Bapak H. Ali Busro, S.Ag sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarkat Islam pada Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang.
Seksi Bimas Islam merupakan respknden yang representative dalam survei tersebut karena banyak lembaga keagamaan dan ormas yang berada dalam binaan Seksi Bimas Islam.
Dilain pihak, Kasi Bimas Islam merupakan Pembina para penyuluh agama Islam yang tersebar keseluruh kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang.
Melalui penyuluh agama inilah pesan-pesan kedamaian, anti terorisme dan moderasi beraga disampaikan kepada seluruh kelompok binaannya yang saat ini mencapai puluhan kelompok binaan.
“hingga saat ini kami belum menerima laporan dari penyuluh maupun tokoh agama terkait dengan bibit-bibit yang berpotensi menyebabkan timbulnya gesekan pada masyarakat. Namun demikian kita tetap waspada dan senantiasa proaktif dalam mengkampanyekan pesan-pesan damai dan moderat sehingga intoleransi, radikalisme dapat diminimalisir sekecil mungikin melalui bahasa agama yang santun” pungkas H. Ali Busro.








Leave a Comment