Israel Kembali Serang Rumah Sakit Anak-anak di Gaza

Harakatuna

28/12/2020

2
Min Read
Pengungsi al-Bureij

On This Post

Harakatunac.om Ghaza City – Pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza yang diblokade. Sejumlah sumber di Gaza menjelaskan serangan udara itu mengenai kamp pengungsi al-Bureij dan rumah sakit anak di pusat Gaza dan wilayah Deir al-Balah.

“Satu rumah sakit anak, daerah pemukiman dan pusat rehabilitasi bagi para penyandang cacat di lingkungan Al-Tuffah, timur Kota Gaza, rusak dalam serangan itu,” ungkap saksi mata yang diwawancarai kantor berita Anadolu Agency.

Tentara Israel mengatakan di Twitter bahwa mereka menyerang target-target Hamas. Selama ini Hamas yang tidak pernah berdamai dengan Israel kembali menjadi sasaran serangan militernya. Serangan ini tidak bermaksud menghancurkan rumah sakit anak dan atau kamp pengungsi.

Aparat keamanan Isrela menegaskan bahwa serangan tersebut dimaksudkan untuk menghanguskan situs pembuatan roket, infrastruktur bawah tanah, dan pos militer Hamas. “Sasaran kami yaitu titik-titik pusat militer Isral,” lanjutnya.

Serangan itu terjadi setelah Israel pada Jumat mengatakan dua roket yang diluncurkan dari Gaza dicegat oleh sistem pertahanan udara “Iron Dome”. Berkaitan dengan ini, Israel merasa tertantang dan seperti mendapat ancaman baru dari rivalnya. Sehingga Israel melancarkan serangan yang menghancurkan rumah sakit anak dan kamp pengungsi di Ghaza Kota.

Otoritas Gaza belum mengeluarkan pernyataan tentang serangan udara tersebut. Sirene Israel di Ashkelon dan wilayah dekat perbatasan dengan Jalur Gaza meraung-raung pada Jumat malam setelah dua roket asal Gaza menyerang negara Yahudi tersebut. Kedua roket telah dicegat sistem pertahanan udara setempat.

“Sehubungan dengan laporan sebelumnya tentang sirene serangan udara yang dibunyikan di Ashkelon dan daerah dekat perbatasan dengan Jalur Gaza, dua roket telah ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel,” ungkap Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Sementara itu, IDF memberi keterangan bahwa serangan tidak dimaksudkan untuk menghantam rumah sakit anak dan para pengungsi. “Roket-roket telah dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome,” lanjut pernyataan IDF, yang dikutip Sputniknews, Sabtu (26/12).

Satu video dibagikan di media sosial menunjukkan roket-roket itu ditembak jatuh saat masih berada di udara.

Leave a Comment

Related Post