Hikmah Puasa Ramadhan Bagi Kehidupan Sosial

Harakatuna

03/03/2026

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com – Puasa merupakan perintah tegas syar’i bagi umat islam selama mendapati bulan ramadhan. Kewajiban melaksanakannya bukanlah semata hanya bentuk menjalankan perintah, tetapi dibalik perintah tersebut didapati hikmah bagi mereka yang melakukannya dan sangat berdampak terhdapan kehidupan sosialnya.

Meskipun pengehtahuan akan hikmah puasa merupakan aspek diluar dari hukum syar’i, akan tetapi memahami hikmah puasa yang dilakukan dapat menjadi peta bagi setiap muslim untuk mencapai tujuan dari puasa tersebut. Hal ini bahkan disinggung oleh nabi dalam hadistnya:

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش

Artinya: “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR An-Nasa’i).

Adapun hikmah dibalik puasa ramadham bagi kehidupan sosial, antara lain;

  1. Melatih Kejujuran

Puasa selalu menyadarkan bagi setiap manusia bahwa kondisi sekarang merupakan prediketnya sebagai hamba tuhannya. Tentunya ia mampu untuk bersembunyi dari pandangan manusia lain untuk membatalkan puasanya, akan tetapi dengan kejujuran hatinya selaku prediket hamba, makai ia tetap menjalankan puasanya atas pengawasan tuhannya.

  • Kesadaran Akan Kelemahan Diri

Kondisi biologis manusia akan sangat terus berkurang tanpa adanya tambahan asupan energi akibat berpuasa. Hal tersebut menyadarkan ia bahwa dirinya yang lemah tanpa adanya pertolongan Allah SWT. Pertolongan itu ia sadari saat menjelang waktu terbenam matahari, disaat ia mendapati bahwa dirinya menjadi kuat akibat buka puasa.

  • Penjagaan Lisan

Pengendalian lisan seseorang merupakan self control masing-msing subjek, akan tetapi puasa murapakan jalan yang ampuh untuk melatihnya untuk menjaga lisannya. Hal tersebut disebabkan kesadaran dirinya yang hina akibat lisanya yang selalu mengatakan hal-hal yang tidak baik. Maka puasa akan selalu mengingatkannya bahwa dilisannyalah letak kualitas puasanya.

Dengan demikian, hikmah puasa Ramadan tersebut membimbing seorang hamba untuk memiliki akhlak yang mulia dalam setiap tindakannya, sehingga ia dapat menjadi contoh yang baik bagi seluruh makhluk Allah SWT.

Oleh: Ma’ruf Asrori Ramadoni (Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Leave a Comment

Related Post