Harakatuna.com. Jakarta — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Taman Doa Kasih Mulia yang berlokasi di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (20/9). Taman doa tersebut menjadi ruang spiritual dan kontemplasi yang terbuka bagi seluruh umat beragama, dengan harapan menjadi simbol kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Ibu Kota.
Dalam sambutannya, Pramono mengungkapkan harapan agar taman doa ini dapat memberi manfaat bagi berbagai kalangan, khususnya umat Katolik. Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan taman ini juga terbuka untuk umat agama lain yang ingin berdoa atau bermeditasi di sana.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat, terutama bagi warga Katolik. Tapi tadi saya sempat bertanya apakah umat agama lain diperbolehkan juga untuk berdoa di sini, dan ternyata diperbolehkan,” ujar Pramono kepada awak media usai peresmian.
Ia menambahkan, pendirian taman doa ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebinekaan dan pluralisme di Jakarta tetap terjaga dengan baik. “Saya merasa bersyukur karena ini menunjukkan bahwa Jakarta tetap menjadi rumah yang inklusif, menjunjung tinggi keberagaman. Peresmian ini adalah cerminan dari pluralisme yang hidup, dan mudah-mudahan bisa membawa berkah bagi seluruh warga,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Pramono menuturkan bahwa taman doa bukanlah konsep yang asing baginya. Ia menyinggung keberadaan Taman Doa Maria Lourdes di kawasan Puhsarang, Kediri, Jawa Timur — kampung halamannya — yang telah menjadi tempat ziarah umat Katolik selama lebih dari tiga dekade. Ia pun berharap Taman Doa Kasih Mulia bisa mengikuti jejak serupa.
“Di kampung halaman saya, Kediri, ada tempat serupa yang bernama Posarang. Tempat itu sudah ada lebih dari 30 tahun dan masih menjadi destinasi wisata religi hingga sekarang. Harapan saya, taman doa ini juga bisa bertahan lama dan menjadi tempat yang bermakna di Jakarta Barat,” tutur Pramono.
Peresmian Taman Doa Kasih Mulia ini juga bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-25 Panti Asuhan Kasih Mulia Sejati. Panti tersebut menaungi 35 anak asuh dari usia bayi hingga remaja, dan menjadi bagian dari kompleks yang sama dengan taman doa.
Taman Doa Kasih Mulia berdiri di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi, di dalam area panti asuhan yang memiliki luas total hampir satu hektare. Selain sebagai tempat ibadah, taman ini juga diharapkan menjadi ruang terbuka untuk refleksi dan ziarah bagi masyarakat lintas iman.







Leave a Comment