FKPT Kalsel Segera Tangkal Radikalisme Sejak Dini

Harakatuna

27/06/2021

2
Min Read
FKPT Kalsel Segera Tangkal Radikalisme Sejak Dini

On This Post

Harakatuna.com. Banjarmasin- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan sigap akan atasi radikalisme. Sebagai forum yang digagas sejak tahun 2012 sebagai perpanjangantangan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia.

Bertempat di Hotel Rodhita Banjarmasin, Sabtu (26/6/2021). Ketua FKTP Kalsel, Drs. Aliansyah Mahadi, M.APp menyampaikan bahwa kegiatan kali ini bertujuan menyampaikan diseminasi hasil penelitian
Penguatan kebhinikaan dan lirerasi digital dalam upaya menangkal radikalisme.

Harus bersinergi melawan radikalisme, melibatkan semua kompunen karena radikalisme melahirkan terorisme,dan itu selalu ada dan menunggu kesempatan untuk selalu masuk.

Membangun kebersamaan dan komunikasi merupakan bentuk perlawanan yang harus terus dibangun, karena teroris pasti radikal dan tak kenal yang namanya agama atau budaya.

BACA JUGA:  Soal Crystal Bakery, BPPRD Banjarbaru Yakin Bukan PPN

Namun, patut disyukuri bahwa sejauh ini potensi radikal mulai mengalami penurunan, dari 2017 sedang hingga 2020 sangat rendah.

“Sempat kemarin terjadi penyerangan polres dan itu kita langsung tindak lanjuti dengan membuka komunikasi dengan tokoh agama atau tuan guru, dan disepakati sama-sama menyuarakan melawan radikalisme dengan memasukan materi-materi anti radikalisme,” katanya.

Sementara itu, penyampaian materi oleh Kabid Pengkajian dan Penelitian, Dr. Ir. H. Muhammad Fauzi, MP menyebutkan bahwa radikalisme atau terorisme adalah ancaman bersama.

Pencegahan paham radikal dan terorisme di Kalimantan Selatan memerlukan keterlibatan semua komponen khususnya Pemerintah Daerah, karena itu harus dibangun sinergitas antar semua pihak.

Sehubungan dengan hal tersebut FKPT Provinsi Kalimantan Selatan akan melaksanakan kegiatan Bidang Pengkajian dan Penelitian dengan Tema Diseminasi Hasil Penelitian

BACA JUGA:  Pemerintahan Abdul Hadi-Supiani Buat MoU dengan Kemenkumham

“Penguatan Kebhinekaan dan Literasi Digital Dalam Upaya Menangkal Radikalisme,”pungkasnya.

Leave a Comment

Related Post