Eks Napiter Deni Rahmad Dukung Operasi Madago Raya 2025, Siap Jaga Keamanan Poso

Ahmad Fairozi, M.Hum.

16/07/2025

2
Min Read
Eks Napiter Deni Rahmad Dukung Operasi Madago Raya 2025, Siap Jaga Keamanan Poso

Harakatuna.com. Poso — Mantan narapidana kasus terorisme asal Kabupaten Poso, Deni Rahmad Mahadjura alias Deni, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan Operasi Madago Raya 2025. Ia juga berkomitmen membantu aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Poso Pesisir.

Pernyataan ini disampaikan Deni saat menerima kunjungan personel Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya di kediamannya, beberapa waktu lalu. Ia mengapresiasi pendekatan persuasif yang dilakukan oleh pihak kepolisian, yang menurutnya memberi ruang bagi mantan narapidana untuk berkontribusi dalam menciptakan kedamaian.

“Saya sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah melakukan pendekatan secara humanis. Insya Allah, saya akan selalu mendukung kebijakan pemerintah dan siap membantu menjaga keamanan, terutama dalam kegiatan deradikalisasi agar paham-paham radikal dan intoleran tidak lagi berkembang, khususnya di Poso Pesisir,” ujar Deni.

Deni sebelumnya ditangkap pada 14 Mei 2022 atas dugaan keterlibatannya dalam tindak pidana terorisme, sebagaimana diatur dalam Pasal 15 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Ia kemudian dijatuhi hukuman tiga tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur berdasarkan putusan nomor 62/PID.SUS/2023/PN JKT.TIM yang dibacakan pada 12 April 2023.

Selama menjalani hukuman di Lapas Kelas I Cipinang, DKI Jakarta, Deni mengikuti program pembinaan yang disediakan oleh lembaga pemasyarakatan. Ia resmi bebas pada 13 Februari 2025.

Meski belum memiliki pekerjaan tetap, Deni kini menjalani aktivitas sehari-harinya dengan memancing ikan di laut menggunakan perahu kecil miliknya. Kehidupan sederhana yang ia jalani disebutnya sebagai bagian dari proses kembali ke masyarakat dan membangun kepercayaan publik.

Komitmen untuk Perdamaian Poso

Operasi Madago Raya yang saat ini masih berlangsung merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menuntaskan sisa-sisa jaringan terorisme di wilayah Sulawesi Tengah, terutama di Poso. Keterlibatan warga, termasuk mantan pelaku, dinilai krusial dalam memperkuat stabilitas keamanan.

Deni berharap, komunikasi antara eks napiter dan aparat keamanan dapat terus dijaga. “Saya berharap silaturahmi seperti ini bisa terus berlanjut. Kita semua punya tanggung jawab yang sama untuk menciptakan Poso yang damai dan aman,” tuturnya.

Keterbukaan dan dukungan dari eks napiter seperti Deni menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan lunak—melalui deradikalisasi dan reintegrasi sosial—dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

Leave a Comment

Related Post