Harakatuna.com. Magetan – Kedatangan sejumlah orang berpakaian preman yang diduga Densus 88 mengejutkan warga Gang Lawu II di Jalan Diponegoro, Selosari, Magetan pada Senin pagi (29/1). Mereka menyambangi rumah milik S. Warga mengira saat itu ada penangkapan terduga teroris. Sehingga, mereka tidak berani mendekat.
Suparni misalnya. Warga yang rumahnya satu gang dengan S hanya bisa menyaksikan dari jauh saat beberapa orang berpakaian preman tersebut menggeledah isi dalam tempat tinggal tetangganya tersebut.
’Setahu saya, saat setelah subuh tadi ada sejumlah polisi berpakaian preman datang ke sini,’’ ujarnya kepada media.
Namun, Suparni tidak tahu maksud dan tujuan kedatangan mereka ke rumah S. Sebab, kejadiannya begitu cepat. Kurang dari sekitar satu jam mereka sudah pergi meninggalkan lokasi dengan membawa S.
‘’Saya kurang tahu polisi itu dari mana. Yang jelas, tadi ada keramaian di sini habis subuh,’’ ungkap pria 40 tahun tersebut.
Suparni mengaku tak mengenal dekat S. Dia hanya tahu kalau S selama ini bekerja di Lingkungan Industri Kulit (LIK) Magetan. Selain itu tidak ada yang aneh dari kepribadian tetangganya tersebut.
‘’Yang bersangkutan orangnya suka menyendiri,’’ ujarnya.








Leave a Comment