Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Tolitoli, Warga Kaget: Sehari-hari Jualan Keripik

Ahmad Fairozi, M.Hum.

21/07/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Tolitoli – Tim Densus 88 Antiteror menangkap seorang pria berinisial LA (53), yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme, pada Kamis, 17 Juli 2025. Penangkapan dilakukan di Komplek Perumahan Bola Indah, Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

LA diketahui telah menetap di wilayah tersebut selama lebih dari dua dekade dan berprofesi sebagai penjual keripik. Penangkapan ini mengejutkan warga sekitar yang mengenal LA sebagai pribadi yang aktif bersosialisasi dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan. “Ya, memang ada penangkapan terhadap seorang warga terduga teroris. Kejadiannya di Kelurahan Nalu,” ujar Lurah Nalu, Ahyar Tauhid, saat dikonfirmasi pada Sabtu (19/7).

Menurut Ahyar, LA adalah warga yang cukup lama tinggal di Kelurahan Nalu dan memiliki identitas resmi berupa KTP setempat. “Dia sudah puluhan tahun tinggal di sini, sebelumnya juga sempat lama tinggal di Palu. Sehari-hari dia berjualan keripik. Tidak ada yang menyangka,” tambahnya.

Dalam penangkapan tersebut, tim Densus 88 menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu buah tas berisi dokumen penting serta dua unit telepon genggam. Penangkapan dilakukan saat LA sedang bersama keluarganya di rumah.

Setelah ditangkap, LA langsung digiring ke Markas Komando Brimob di Tolitoli untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah mengaku belum menerima informasi resmi terkait penangkapan ini.

“Sampai saat ini belum ada data masuk soal penangkapan terduga teroris di Tolitoli,” kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sulteng, AKBP Sugeng Lestari, saat dihubungi awak media.

Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Densus 88 terkait keterlibatan LA dalam jaringan terorisme serta dugaan aktivitas yang dilakukannya.

Leave a Comment

Related Post