Densus 88 dan Bhabinkamtibmas Gelar Sosialisasi Pencegahan Terorisme di SMPN 3 Banguntapan

Ahmad Fairozi, M.Hum.

21/01/2026

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Bantul – Sebagai upaya pencegahan dini terhadap ancaman terorisme dan maraknya kenakalan remaja, tim penyuluh Densus 88 Antiteror Polri bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas Kalurahan Jambidan menggelar kegiatan sosialisasi di Aula SMP Negeri 3 Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa-siswi, para guru, serta kepala sekolah. Sosialisasi difokuskan pada pentingnya menanamkan kesadaran sejak usia dini terkait bahaya ujaran kebencian, paham radikalisme, serta berbagai perilaku menyimpang yang kerap menyasar kalangan remaja.

Dalam pemaparannya, tim Densus 88 Polri memberikan penjelasan mengenai pengenalan terorisme, termasuk cara mengantisipasi penyebaran paham intoleransi dan radikalisme, khususnya melalui media sosial yang kini banyak diakses oleh pelajar.

“Kami berharap para siswa dapat memahami bahaya terorisme sejak dini, sehingga terhindar dari pengaruh negatif seperti ujaran kebencian yang berpotensi memicu tindakan kekerasan,” ujar salah satu narasumber dari Densus 88 Antiteror Polri.

Selain itu, Bhabinkamtibmas Kalurahan Jambidan turut memberikan materi tambahan terkait pencegahan kenakalan remaja. Materi tersebut meliputi bahaya tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas yang dapat berdampak negatif terhadap masa depan pelajar.

Kepala SMP Negeri 3 Banguntapan menyambut positif kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian penting dalam pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi siswa, khususnya dalam membentengi diri dari pengaruh negatif yang berkembang di lingkungan maupun media sosial,” ujarnya.

Upaya sosialisasi semacam ini dinilai semakin krusial seiring meningkatnya kasus kenakalan remaja di berbagai daerah. Polsek Banguntapan sendiri diketahui telah aktif melakukan pembinaan dan edukasi serupa sejak tahun 2025. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin waspada serta mampu berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Leave a Comment

Related Post