Cegah Radikalisme, Satgas Madago Raya Gandeng Remaja GKST Poso Bangun Semangat Toleransi

Ahmad Fairozi, M.Hum.

30/09/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Posos – Dalam upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham radikalisme, Satgas II Preemtif Operasi Madago Raya menggelar pertemuan bersama remaja Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) di Baruga Desa Bategencu, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Rohaniawan Kamtibmas Polri, Aiptu Halput Tarusu, yang menekankan pentingnya menanamkan kesadaran akan bahaya radikalisme sejak usia muda. “Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Ketika mereka paham akan bahaya radikalisme, maka mereka bisa menjadi benteng utama dalam mencegah penyebaran ideologi kekerasan,” ujar Aiptu Halput di hadapan para peserta.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Aiptu Halput juga mengajak para remaja untuk menghidupkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, toleransi antarumat beragama merupakan fondasi penting untuk menjaga kedamaian, khususnya di wilayah yang pernah mengalami konflik seperti Poso.

“Toleransi bukan sekadar konsep. Ia harus dijalankan dan diwujudkan dalam perilaku kita sehari-hari. Ini sejalan dengan ajaran iman Kristen dan nilai-nilai kebangsaan,” tambahnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pihak gereja dan pemerintah desa. Pendeta GKST, Pdt. Aluria Montolu, S.Th, yang turut hadir dalam acara tersebut, menekankan pentingnya peran aktif remaja sebagai agen perdamaian di lingkungannya.

“Kolaborasi antara gereja, aparat keamanan, dan pemerintah desa adalah langkah nyata dalam mencegah potensi perpecahan. Remaja harus berani tampil sebagai pelopor perdamaian,” ujar Pdt. Aluria.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Aipda Syamsul dan perwakilan dari Pemerintah Desa Bategencu. Keduanya menyatakan komitmennya dalam mendampingi pembinaan spiritual dan sosial bagi generasi muda.

Satgas Madago Raya berharap, dengan meningkatnya kesadaran toleransi dan semangat kebersamaan di kalangan remaja, ruang gerak paham radikalisme di Kabupaten Poso dapat ditekan secara signifikan.

Leave a Comment

Related Post