BNPT Gandeng Kemenag Jambi Perkuat Pencegahan Radikalisme Berbasis Keagamaan

Ahmad Fairozi, M.Hum.

09/07/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Jambi – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia terus memperkuat upaya pencegahan radikalisme dan terorisme dengan menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan. Salah satunya dilakukan melalui kunjungan silaturahmi Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Harianto, ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi pada Selasa (8/7).

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jambi, Mahbub Daryanto, di ruang kerjanya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jambi, Abd Rahman, beserta jajaran pengurus.

Dalam pertemuan tersebut, Harianto menekankan pentingnya keterlibatan semua unsur masyarakat, khususnya tokoh dan lembaga keagamaan, dalam membangun ketahanan nasional dari bawah. Menurutnya, pendekatan berbasis pemberdayaan masyarakat merupakan strategi efektif untuk menangkal paham-paham ekstrem yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Pemberdayaan masyarakat adalah kunci dalam menciptakan ketahanan nasional dari akar rumput. Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam edukasi dan pembinaan umat, sehingga kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari Kemenag,” ujar Harianto.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Kemenag sangat penting dalam mendeteksi dini potensi penyebaran radikalisme di lapangan. “Kami berharap jajaran Kemenag di daerah bisa mengenali gejala-gejala yang mengarah pada radikalisme agar bisa ditangani sejak dini,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Jambi, Mahbub Daryanto, menyambut baik kerja sama ini. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh program-program pencegahan radikalisme dan terorisme, terutama melalui jalur pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. “Kami siap mendukung upaya BNPT demi menjaga harmoni dan kerukunan umat beragama di Provinsi Jambi,” tegas Mahbub.

Mahbub juga menyebutkan bahwa Kemenag Jambi memiliki berbagai sumber daya yang dapat dioptimalkan untuk sosialisasi pencegahan radikalisme. “Kami memiliki KUA, madrasah, penyuluh agama, dan lainnya. Semua itu bisa dimanfaatkan sebagai kanal sosialisasi pencegahan paham-paham radikal,” jelasnya.

Sinergi antara BNPT dan Kemenag Jambi ini diharapkan dapat memperkuat langkah-langkah pencegahan radikalisme secara lebih efektif dan terarah di tingkat daerah. Kedua pihak berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam membangun ketahanan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.

Melalui upaya bersama ini, diharapkan masyarakat Jambi menjadi lebih tangguh dan memiliki daya tangkal terhadap paham-paham ekstremisme yang bertentangan dengan prinsip kebhinekaan dan persatuan bangsa.

Leave a Comment

Related Post