BNPT dan PT Bio Farma Salurkan Bantuan Deradikalisasi di Bekasi Senilai Rp66 Juta

Ahmad Fairozi, M.Hum.

30/04/2025

2
Min Read
BNPT dan PT Bio Farma Salurkan Bantuan Deradikalisasi di Bekasi Senilai Rp66 Juta Ahmad Fairozi BNPT

On This Post

Harakatuna.com. Bekasi — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Kementerian BUMN melalui PT Bio Farma (Persero) kembali menyalurkan bantuan bagi mitra deradikalisasi di Kota Bekasi. Bantuan tersebut berupa peralatan kerja dan beasiswa pendidikan senilai total Rp66.750.000 dan diberikan kepada 22 penerima manfaat.

Kepala Biro Perencanaan, Hukum, dan Humas BNPT, Brigjen Pol. Tejo Wijanarko, S.I.K., menjelaskan bahwa program ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilakukan di lima provinsi dan 26 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Ke depan, cakupan wilayah program ini akan terus diperluas.

“Ini adalah kegiatan yang akan terus berjalan. Jika sebelumnya sudah dilaksanakan di lima provinsi dan 26 kabupaten/kota, maka ke depan akan diperluas lagi dan melibatkan lebih banyak pemerintah daerah,” kata Tejo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/4/2025).

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan (RAN PE), yang kini memiliki dasar hukum yang lebih kuat melalui Peraturan Presiden. “Awalnya kegiatan ini hanya berdasarkan Surat Keputusan Menko Polhukam. Namun seiring waktu, karena dinilai efektif dan terus berkembang, sekarang menjadi program yang dilandasi Peraturan Presiden, yakni RAN PE,” jelas Tejo.

Pemerintah Kabupaten Bekasi turut menyambut positif inisiatif tersebut. Sekretaris Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. dr. Hj. Sri Enny Mainiarti, MKM., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara BNPT dan PT Bio Farma. Menurutnya, sinergi seperti ini penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat. “Kegiatan hari ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, BUMN, dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat ketahanan sosial melalui pendekatan pemberdayaan pendidikan dan ekonomi produktif,” ungkap Sri Enny.

Ia juga berharap bantuan ini tidak hanya memberikan dukungan materiil, tetapi mampu membangkitkan semangat penerima untuk mandiri dan berkontribusi membangun bangsa. “Melalui kegiatan seperti ini kita perkuat persatuan, kita kuatkan komitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik serta menjadikan bangsa ini bangsa yang tangguh menghadapi berbagai tantangan,” tutupnya.

Leave a Comment

Related Post