Amerika Serikat Klaim Telah Membunuh Pemimpin Militer Senior Hurras al-Din di Suriah

Ahmad Fairozi, M.Hum.

27/11/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Washington — Pasukan U.S. Central Command (CENTCOM) menyatakan telah melakukan serangan udara presisi pada 23 Februari 2025 di barat-laut Suriah, yang menewaskan Muhammed Yusuf Ziya Talay — pemimpin militer senior kelompok Hurras al-Din, sebuah afiliasi Al-Qaeda.

Dalam rilis resmi pada 1 Maret 2025, CENTCOM menyebutkan bahwa serangan udara itu adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk “mengganggu dan melemahkan” kemampuan kelompok ekstremis dalam merencanakan dan melaksanakan serangan terhadap warga sipil maupun personel militer, baik dari AS, sekutu, maupun mitra di kawasan.

Komandan CENTCOM, Michael Erik Kurilla, mengatakan: “We will continue to relentlessly pursue these terrorists in order to defend our homeland, and U.S., allied, and partner personnel in the region.”

Laporan media menyebut bahwa Hurras al-Din sebenarnya telah mengumumkan pembubaran dirinya pada akhir Januari 2025. Namun menurut CENTCOM, kendati subjek telah menyatakan bubar — serangkaian serangan AS tetap menargetkan sejumlah pemimpin senior dan anggota kunci kelompok tersebut.

Serangan yang menewaskan Talay ini bukanlah yang pertama dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, pada 30 Januari 2025, CENTCOM telah melaporkan pembunuhan terhadap seorang operatif senior Hurras al-Din bernama Muhammad Salah al-Za’bir dalam serangan udara presisi yang sama.

Serangkaian penargetan terhadap pimpinan kelompok ini menunjukkan bahwa meskipun Hurras al-Din menyatakan bubar — struktur komando dan kemampuan operasional mereka tetap menjadi sasaran angkatan bersenjata AS sebagai bagian dari kampanye anti-terorisme yang sedang berlangsung.

Leave a Comment

Related Post