Densus 88 Edukasi Mahasiswa Baru Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak tentang Bahaya Radikalisme

Ahmad Fairozi, M.Hum.

21/09/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Pontianak – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri turut menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKBM) Politeknik ‘Aisyiyah Kota Pontianak, Jumat (19/9/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Ciptakan Ruang Bebas Anti Radikalisme dan Anti Terorisme” dan diikuti oleh 205 mahasiswa, baik angkatan baru maupun semester dua.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Mursid, S.H., perwakilan dari Unit Pencegahan Densus 88, memberikan pemaparan mengenai ancaman ideologi radikal dan terorisme. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak dini agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET).

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kalian perlu memiliki sikap preventif untuk tidak mudah terpapar paham radikal. Kampus harus dijaga sebagai ruang tumbuh kembang ilmu pengetahuan, bukan menjadi lahan penyebaran ideologi kekerasan,” ujar Mursid dalam penyampaiannya.

Ia juga mengajak mahasiswa berperan aktif menjaga lingkungan kampus yang inklusif, harmonis, dan produktif. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa sangat penting dalam membentuk benteng sosial yang mampu mencegah infiltrasi ideologi radikal.

Kegiatan tersebut disambut antusias para peserta. Melalui forum ini, mahasiswa baru diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai dinamika ancaman radikalisme dan terorisme, serta memahami pentingnya peran kolektif dalam menjaga keamanan dan ketahanan kampus.

“Kami berharap mahasiswa memiliki pemahaman bersama bahwa radikalisme tidak boleh diberi ruang di lingkungan akademik. Ruang kampus harus menjadi wadah untuk membangun masa depan yang damai dan produktif,” pungkas Mursid.

Leave a Comment

Related Post