Lima Polisi Iran Tewas Diserang di Sistan-Baluchistan, Jaish al-Adl Klaim Bertanggung Jawab

Ahmad Fairozi, M.Hum.

24/08/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Teheran – Serangan bersenjata kembali mengguncang Iran bagian tenggara. Lima anggota kepolisian Iran dilaporkan tewas setelah patroli mereka disergap kelompok bersenjata tak dikenal di dekat Kota Iranshahr, Provinsi Sistan-Baluchistan, pada Jumat (22/8/2025).

“Dalam aksi teroris ini, lima petugas keamanan dan perdamaian gugur,” demikian pernyataan polisi setempat yang dikutip kantor berita AFP.Polisi menjelaskan, insiden terjadi ketika para petugas tengah melakukan patroli rutin. Kantor berita Fars bahkan merilis foto sebuah mobil pikap polisi yang dipenuhi lubang peluru, dengan jenazah para korban terlihat tergeletak di tanah.

“Operasi sedang berlangsung untuk melacak dan mengidentifikasi para penyerang,” tulis Fars dalam laporannya. Tak lama berselang, kelompok jihadis Sunni Jaish al-Adl (Tentara Keadilan) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut melalui unggahan di aplikasi Telegram.

Provinsi Sistan-Baluchistan, yang berbatasan langsung dengan Pakistan dan Afghanistan, selama ini dikenal rawan konflik. Wilayah itu dihuni komunitas besar etnis Baluch bermazhab Sunni, serta menjadi salah satu daerah termiskin di Iran yang mayoritas berpenduduk Syiah. Bentrokan antara aparat keamanan dengan kelompok separatis dan jaringan kriminal, termasuk penyelundup narkoba, kerap terjadi di kawasan tersebut.

Iran secara rutin melaporkan adanya penyergapan mematikan terhadap polisi maupun anggota Korps Garda Revolusi Islam di provinsi ini. Pihak berwenang kerap menuding kelompok militan Sunni, termasuk Jaish al-Adl, sebagai pelaku utama berbagai serangan.

Serangan pada Jumat ini terjadi hanya beberapa hari setelah pasukan keamanan Iran mengumumkan keberhasilan mereka menggagalkan upaya serangan kelompok bersenjata lain, Ansar al-Furqan, yang berujung pada tewasnya tujuh anggotanya. Sehari sebelumnya, seorang polisi juga dilaporkan tewas dalam serangan yang kemudian diklaim oleh Jaish al-Adl.

Leave a Comment

Related Post