Masyarakat Jadi Kunci, BNPT Dukung Program FKPT Jatim

Ahmad Fairozi, M.Hum.

25/07/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Surabaya – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) memberikan apresiasi terhadap upaya nyata Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur dalam melibatkan masyarakat dalam pencegahan terorisme. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Deputi I BNPT RI, Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelibatan Masyarakat melalui FKPT Jatim yang berlangsung di Surabaya, Selasa (22/07/2025).

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Sudaryanto menyampaikan terima kasih atas berbagai program yang telah dijalankan FKPT Jatim. Ia menekankan pentingnya menjadikan setiap kegiatan sebagai pemicu aksi nyata di tengah masyarakat.

“Saya senang berada di Surabaya, masyarakatnya terbuka dan mudah diajak bekerja sama. Saya mengapresiasi semua kegiatan FKPT Jatim, namun lebih dari itu, saya berharap setiap kegiatan dapat menghasilkan dampak konkret agar masyarakat bisa benar-benar terlibat secara aktif,” ujarnya tegas.

Ia menambahkan, keberadaan FKPT sebagai mitra strategis BNPT merupakan bentuk nyata pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi terorisme. Tidak hanya berfokus pada koordinasi, FKPT diharapkan mampu mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menangkal paham ekstremisme dan kekerasan.

“Kita ingin FKPT menjangkau aksi nyata. Tidak cukup hanya rapat atau sosialisasi, tapi harus ada keterlibatan masyarakat yang terasa dan berdampak,” ungkap Sudaryanto.

Sementara itu, Ketua FKPT Jawa Timur, Prof. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pendekatan inklusif menjadi strategi utama FKPT Jatim dalam kegiatan pencegahan.

“Pencegahan terorisme tidak bisa diserahkan hanya kepada aparat keamanan. Semua elemen masyarakat harus terlibat, mulai dari anak muda, tokoh agama, hingga para profesional. Kami fokus pada edukasi dini, memperkuat ruang dialog, serta membangun narasi damai di ruang digital,” terang Prof. Husniyatus.

Ia juga menyampaikan bahwa FKPT Jatim memiliki cara tersendiri dalam membangun komunikasi dan koordinasi di internal maupun dengan mitra eksternal. “Koordinasi di FKPT Jatim tidak harus dilakukan secara kaku. Justru dengan pendekatan yang santai namun fokus, kami bisa menghasilkan rencana kerja yang efektif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan Monev tersebut turut dihadiri oleh Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Kolonel (Sus) Harianto, S.Pd., M.Pd., beserta seluruh pengurus dan satuan tugas FKPT Jatim. Acara dimulai dengan penyampaian laporan dari masing-masing kepala bidang FKPT Jatim, yang kemudian dilanjutkan dengan arahan dari pejabat BNPT RI.

Dengan kegiatan ini, BNPT berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam menghadapi ancaman terorisme, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Leave a Comment

Related Post