Harakatuna.com. Paris – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam jamuan makan malam resmi di Istana Élysée, Paris, pada Senin (14/7). Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis, serta situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa diskusi berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kolaborasi.
“Pertemuan kemarin sangat produktif. Walaupun dalam suasana makan malam, kami membahas banyak isu penting, termasuk kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis. Prancis banyak mendukung Indonesia, khususnya di kawasan Eropa,” ujar Prabowo dalam keterangan pers di Paris, Selasa (15/7).
Selain hubungan bilateral, kedua kepala negara juga secara khusus membahas situasi konflik Israel dan Palestina. Baik Prabowo maupun Macron menegaskan pentingnya upaya penyelesaian damai yang adil dan berkelanjutan.
“Kami juga membahas perkembangan di Timur Tengah, terutama soal Palestina dan Israel. Prancis menyatakan dukungan terhadap solusi dua negara sebagai jalan terbaik untuk mencapai perdamaian jangka panjang,” ungkap Presiden Prabowo.
Ia menegaskan bahwa Indonesia mendukung penuh inisiatif internasional yang mendorong terciptanya negara Palestina yang merdeka dan hidup berdampingan secara damai dengan Israel.
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Indonesia dalam memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama lintas sektor dengan mitra strategis di Eropa, serta menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung perdamaian dan stabilitas global.
“Kami sepakat bahwa kerja sama Indonesia–Prancis harus terus ditingkatkan, baik di bidang pertahanan, ekonomi, maupun kebudayaan,” tambah Prabowo.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tetap aktif dalam diplomasi internasional, terutama dalam isu-isu yang menyangkut perdamaian dunia dan keadilan global.








Leave a Comment