Memaksimalkan Amal di Hari Jumat

Harakatuna

15/07/2025

3
Min Read

On This Post

Harakatuna.com – Hari Jumat adalah hari yang sakral bagi orang Islam sampai-sampai Nabi Muhammad mengatakan bahwa:

 قال رسول الله ص م : خير يوم طلعت عليه الشمس يوم الجمعة ، فيه خلق آدم ، وفيه أدخل الجنة ، وفيه أخرج منها ، ولا تقوم الساعة إلا في يوم الجمعة.  

Artinya: Sebaik-baiknya hari yang matahari terbit ialah hari Jumat, di hari itu Adam diciptakan, di masukkan ke surga, dikeluarkan dari surga, dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat. 

Jangan lupa bahwa hari Jumat merupakan hari raya bagi orang muslim, khususnya orang-orang fakir dan miskin. Dan hari dimana doa tidak akan ditolak. 

 قال رسول الله ص م : فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي, يَسْأَلُ اللَّهَ – عز وجل – شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

Artinya: Di hari Jumat terdapat waktu yang seorang hamba mendirikan sholat di waktu itu, dalam keadaan meminta kepada Allah SWT. kecuali Allah akan mengabulkan permintaannya. 

Terdapat banyak sekali keutamaan hari Jumat. Jadi kita harus memaksimalkan amal kita di hari Jumat, banyak sekali cara untuk memaksimalkan amal kita di hari Jumat. Saya akan mengangkat amal amal yang sangat penting untuk dilakukan di hari Jumat.

  1. Bersedekah  

Sedekah adalah memberikan apa saja baik itu harta, tenaga, pikiran, dll. Untuk membantu sesama dengan tujuan menggapai ridho Allah SWT. banyak sekali cara bersedekah yang bisa kita lakukan, seperti menyumbang jumat berkah, memberi salam kepada orang lain, bersenyum ketika ketemu orang lain, dll. 

 قال رسول الله ص م :ظِلُّ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَمَةِ صَدَقَتُهُ. 

Artinya: Naungan orang mukmin pada hari kiamat kelak adalah sadakahnya.

2. Membaca Al-Kahfi    

Membaca Al-Kahfi pada hari Jumat akan mendapatkan hak khusus dari Allah SWT. yaitu hak mendapatkan cahaya yang akan menyinari sampai Jumat selanjutnya. Sesuai dengan hadits Nabi SAW.: 

 قال رسول الله ص م :مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ 

Artinya: Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya sampai Jumat depan. 

3. Memperbanyak Solawat dan Istighfar

Sholawat adalah sarana kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW. untuk lebih dekat kepada beliau, yang notabenenya beliau adalah seorang syafi’ (orang yang memberi syafaat). Lalu apa itu syafaat? Syafaat adalah pertolongan yang diberikan kepada orang yang pantas untuk mendapatkan syafaat. Dan syafaat Nabi Muhammad SAW. menyeluruh kepada seluruh umatnya sampai kepada umat yang banyak melakukan kesalahan dan dosa. 

Istighfar adalah bentuk pengakuan kita kepada Allah SWT. bahwa kita banyak melakukan kesalahan. Allah sebagai Dzat Ghofur Rohim tentu akan menerima pengakuan kita, karena sebagai manusia kita sangat susah untuk mengakui kesalahan. 

وَالَّذِينَ إِذا فَعَلُوا فاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ

Artinya: Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. (Ali Imran: 135)

وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ

Artinya: Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah? (Ali Imran: 135)

وَلَمْ يُصِرُّوا عَلى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Artinya: Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedangkan mereka mengetahui. (Ali Imran: 135)

Yakni mereka bertobat kepada Allah dari perbuatan dosa mereka dalam waktu yang dekat, dan tidak melanjutkan perbuatan maksiat, tidak menetapinya, tidak pula menjadikannya sebagai langganan. Seandainya mereka mengulangi perbuatan dosanya, maka dengan segera mereka bertobat dari perbuatannya itu kepada Allah.

Oleh: M. Sutan Bugis Lubis (Adalah mahasiswa Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Jombang. Ia lahir dan besar di Medan. Ia aktif di berbagai organisasi keagamaan dan jurnalistik). 

Leave a Comment

Related Post