BNPT dan PT LRT Jakarta Teken Nota Kesepahaman untuk Cegah Ancaman Terorisme

Ahmad Fairozi, M.Hum.

10/06/2025

2
Min Read
BNPT dan PT LRT Jakarta Teken Nota Kesepahaman untuk Cegah Ancaman Terorisme

Harakatuna.com. Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menjalin kerja sama strategis dengan PT LRT Jakarta melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penanggulangan tindak pidana terorisme. Penandatanganan berlangsung pada Selasa (10/5) di Kantor Pusat LRT Jakarta, Gedung MCC – Depo Pegangsaan Dua, Jakarta Utara.

Penandatanganan ini merupakan langkah konkret kedua pihak dalam memperkuat sistem keamanan di sektor transportasi publik, khususnya LRT Jakarta, sebagai salah satu objek vital strategis nasional.

Sekretaris Utama BNPT, Bangbang Surono Ak., M.M., CA, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari program Kesiapsiagaan Nasional BNPT untuk mencegah aksi terorisme di ruang publik.

“Melalui nota kesepahaman ini, BNPT menjalankan program pencegahan tindak pidana terorisme, yaitu Kesiapsiagaan Nasional. Salah satu fokus utamanya adalah perlindungan dan peningkatan sarana-prasarana objek vital strategis, termasuk layanan transportasi seperti LRT Jakarta,” jelas Bangbang.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi ini dalam mendukung misi LRT Jakarta untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat. “Sebagaimana misi LRT Jakarta untuk menyediakan transportasi publik yang aman dan nyaman bagi warga ibu kota, kami sangat mendukung dan siap bersinergi agar misi tersebut dapat terwujud secara berkelanjutan, termasuk melalui pencegahan terhadap ancaman terorisme,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT LRT Jakarta, Hendri Saputra, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai langkah penting dalam memperkuat sistem pengamanan internal perusahaan. “Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat sistem keamanan LRT Jakarta,” ujar Hendri.

Lebih lanjut, Hendri menilai bahwa kerja sama ini sejalan dengan rencana pengembangan LRT Jakarta yang sedang berlangsung. “Saat LRT Jakarta beroperasi secara maksimal, kami harus sudah siap sepenuhnya. Kerja sama ini menjadi momentum yang sangat tepat untuk melakukan berbagai persiapan, termasuk dalam pengembangan layanan seperti penambahan lima stasiun baru dan perluasan jalur hingga ke Stasiun Manggarai,” ungkapnya.

Fokus Kerja Sama: Deteksi Dini hingga Peningkatan Kapasitas SDM

Nota Kesepahaman yang diteken mencakup berbagai bidang kerja sama, antara lain:

  • Pelaksanaan asesmen dan evaluasi potensi serangan terorisme;
  • Deteksi dini penyebaran paham radikalisme di lingkungan pegawai;
  • Pertukaran data dan informasi terkait penanggulangan terorisme;
  • Pelaksanaan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya terorisme;
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang transportasi dalam rangka penanggulangan terorisme;
  • Dan bentuk kegiatan lain yang disepakati kedua belah pihak.

Melalui kerja sama ini, BNPT dan PT LRT Jakarta berharap dapat memperkuat ketahanan sektor transportasi publik terhadap berbagai potensi ancaman serta menciptakan ruang mobilitas warga yang lebih aman dan kondusif.

Leave a Comment

Related Post