Padati Patung Kuda Massa Aksi Damai Bela Palestina Sebut Palestina Adalah Luka Kemanusiaan Dunia

Ahmad Fairozi, M.Hum.

18/05/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Jakarta – Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat memadati kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Ahad (18/5), dalam Aksi Damai Bela Palestina yang digelar oleh Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP). Aksi ini mengangkat tema “Hentikan Genosida di Gaza, Buka Akses Bantuan Kemanusiaan, dan Akhiri Blokade demi Kemanusiaan.”

Pantauan langsung dari lokasi menunjukkan massa yang memadati jalan membawa berbagai atribut solidaritas, seperti spanduk, poster, dan bendera Palestina. Mereka hadir dalam semangat persatuan, menyuarakan dukungan kemanusiaan bagi warga Gaza yang hingga kini masih mengalami krisis kemanusiaan akibat serangan dan blokade.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, dalam orasinya menyerukan pentingnya keberpihakan moral terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ia menyebut Palestina sebagai luka kemanusiaan dunia yang membutuhkan penyembuhan segera.

“Palestina adalah luka kemanusiaan dunia yang harus segera disembuhkan. Kita tidak boleh diam saat saudara-saudara kita di Gaza terus mengalami penderitaan akibat blokade yang tidak manusiawi,” tegas Sudarnoto di hadapan lautan massa.

Senada dengan itu, tokoh nasional sekaligus ulama, Ustaz Zaitun Rasmin, mengingatkan pentingnya persatuan dalam memperkuat perjuangan kemanusiaan. “Persatuan adalah kekuatan kita. Jika kita bersatu, doa dan upaya kita untuk Palestina akan menjadi lebih berarti. Mari kita jadikan ini sebagai momentum kebangkitan solidaritas kemanusiaan,” serunya.

Aksi damai tersebut juga mendapat dukungan dari kalangan selebritas Tanah Air yang hadir menyampaikan pesan-pesan damai. Mereka turut bergabung dalam barisan massa dengan membawa poster bertuliskan ajakan perdamaian dan solidaritas untuk Palestina.

Tidak hanya orasi dan doa bersama, acara juga diisi dengan penggalangan dana untuk bantuan kemanusiaan ke Gaza. Para peserta aksi yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga komunitas lintas agama, terlihat aktif berpartisipasi dalam donasi dan pengumpulan bantuan.

Aksi berlangsung tertib hingga menjelang sore hari, dikawal oleh aparat keamanan dengan pengamanan yang humanis. Seruan solidaritas dan doa untuk kedamaian Palestina terus menggema di kawasan aksi, menjadi pengingat bahwa suara kemanusiaan rakyat Indonesia tidak akan pernah padam.

Leave a Comment

Related Post