Jidat Hitam Tanda Ahli Ibadah, Emang Iya?

Harakatuna

29/04/2025

2
Min Read
Jidat Hitam Tanda Ahli Ibadah, Emang Iya? Ahmad Fairozi BNPT

On This Post

Harakatuna.com. – Mungkin kita sering melihat orang-orang di luar sana bahkan terkadang kerabat kita sendiri yang memiliki jidat hitam. Sebagian orang beranggapan bahwa itu merupakan tanda orang yang ahli dalam ibadah. Sampai-sampai ada sebagian orang menyangka jika ia belum termasuk ahli ibadah selama jidatnya belum hitam.

Secara medis, jidat bisa menjadi hitam karena beberapa faktor, diantaranya adalah sering tergesek dengan benda tertentu. Jidat orang yang shalat pastinya bergesek dengan lantai ketika sujud, sehingga kemungkinan besar menjadi penyebab utama jidatnya menjadi hitam. Apalagi kalau kulit jidatnya tipis sehingga mempercepat perubahan warna jidat.

Jika kita melihat di lingkungan sekitar, orang-orang yang jidatnya hitam umumnya berasal dari kalangan ustaz, penceramah, dan orang yang rutin ke mesjid. Lantas apakah benar dahi hitam itu tanda orang ahli ibadah? Ulama Cirebon, Buya Yahya mengatakan “Jidat hitam itu bukanlah tanda seseorang ahli ibadah. Ciri-ciri orang yang ahli ibadah adalah wajahnya yang tampak bercahaya.” Pernyataan Buya Yahya ini tentunya sesuai dengan hadits riwayat Ibnu Majah

مَنْ كَثُرَتْ صَلَاتُهُ فِي الَيْلِ حَسُنَتْ وَجْهُهُ فِي النَّهَارِ

Artinya: Siapa saja yang banyak salatnya di waktu malam, maka wajahnya bagus di waktu siang.

Buya Yahya juga mengatakan “Menekan kepala dalam waktu lama ketika sujud agar jidatnya terlihat hitam maka itu riya.” Tapi tentunya ketika kita melihat orang yang berjidat hitam, kita tidak boleh langsung berburuk sangka. Mungkin saja dia memang banyak melakukan sujud dengan ikhlas sehingga jidatnya menjadi hitam.

Orang yang beribadah semata-mata karena Allah, dia sama sekali tidak menghiraukan hasil dari ibadahnya di dunia. Jika memang wajahnya menjadi terlihat terang karena ibadah yang dilakukannya, dia sama sekali tidak senang. Malah dia takut, jika ibadahnya tersebut bisa diketahui melalui wajahnya.

Semoga Allah selalu melimpahkan taufiknya kepada kita agar dapat menjalankan segala perintahnya dan dijadikan sebagai hamba yang dekat kepadanya serta wafat dalam keadaan husnul khatimah. Amin.

Oleh: Andi Wibayu.

Leave a Comment

Related Post