Menlu Norwegia Kecam Kebungkaman Negara Barat Terkait Genosida di Gaza

Ahmad Fairozi, M.Hum.

27/04/2025

2
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Ankara – Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eide, mengecam keras sikap bungkam sejumlah negara Barat terhadap kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Ia menyayangkan keengganan sebagian menteri luar negeri Barat untuk secara terbuka mengutuk tindakan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Eide dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, pada Kamis (24/4), usai pertemuan bilateral di Kementerian Luar Negeri Turki, Ankara, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Anadolu. “Kebungkaman sejumlah pihak atas apa yang terjadi di Gaza sangat mengkhawatirkan,” kata Eide.

Ia menambahkan, “Banyak rekan-rekan saya di Barat telah melakukan kesalahan besar dengan tidak menjelaskan secara tegas pandangan mereka.” Lebih lanjut, Eide menegaskan bahwa Norwegia telah mengambil sikap tegas sejak awal konflik dan menolak untuk berdiam diri atas krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza.

Ia menyoroti bahwa negaranya termasuk yang paling awal menyerukan gencatan senjata setelah eskalasi kekerasan pasca serangan 7 Oktober 2023. “Kami termasuk negara pertama yang menyatakan bahwa respons Israel terhadap serangan 7 Oktober telah melampaui batas hukum hak asasi manusia internasional, serta prinsip proporsionalitas,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya konsistensi dalam menegakkan prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia, tanpa standar ganda. “Kita harus membela prinsip-prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia. Kami percaya bahwa aturan-aturan ini harus berlaku dalam semua situasi, tanpa pengecualian,” tambahnya.

Sejak dimulainya agresi militer Israel pada Oktober 2023, lebih dari 51.400 warga Palestina telah tewas di Gaza, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.

Leave a Comment

Related Post