Harakatuna.com. Yerusalem – Kementerian Luar Negeri Palestina mengeluarkan peringatan keras terkait beredarnya informasi di sejumlah platform berbahasa Ibrani yang menyebut adanya rencana dari kelompok pemukim ekstremis Yahudi untuk meledakkan Masjid Al-Aqsa dan menggantinya dengan bangunan yang mereka sebut sebagai “Kuil”.
Dalam pernyataan resminya, Kemenlu Palestina menyebut informasi tersebut sebagai bentuk hasutan berbahaya yang mencerminkan eskalasi pelanggaran terhadap tempat-tempat suci di Yerusalem, terutama yang berafiliasi dengan umat Islam dan Kristen.
“Pernyataan dan unggahan yang beredar secara eksplisit menyebut penghancuran Masjid Al-Aqsa. Ini adalah bagian dari kampanye sistematis untuk meningkatkan serangan terhadap situs-situs keagamaan di Yerusalem yang diduduki,” tulis Kemenlu Palestina dalam siaran pers yang dilaporkan oleh Tania Masr, Minggu (20/4/2025).
Kementerian juga menegaskan bahwa hasutan semacam ini tidak berdiri sendiri, melainkan muncul bersamaan dengan meningkatnya pelanggaran yang dilakukan Israel terhadap tempat-tempat ibadah di kota suci tersebut. Menurut mereka, ini merupakan bagian dari strategi luas untuk melanjutkan proyek Yahudisasi, khususnya di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
“Pembantaian yang dilakukan di Jalur Gaza dijadikan kedok politik dan media untuk mempercepat proyek-proyek Yahudisasi. Ini terjadi di tengah tidak adanya tekanan internasional yang signifikan terhadap Israel,” tegas Kemenlu Palestina.
Lebih lanjut, kementerian mengungkapkan bahwa kelompok-kelompok sayap kanan Israel kini merasa semakin percaya diri dalam menjalankan agenda mereka, mengingat lemahnya respons dari komunitas internasional terhadap berbagai kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina.
“Respons dunia yang minim terhadap kekejaman di Palestina justru memberikan ruang bagi kelompok kanan Israel untuk memperluas proyek kolonial mereka,” tambah pernyataan tersebut.
Palestina menyerukan kepada masyarakat internasional, khususnya negara-negara Muslim dan lembaga-lembaga keagamaan dunia, untuk bertindak tegas dan segera menghentikan ancaman terhadap Masjid Al-Aqsa dan situs-situs suci lainnya.








Leave a Comment