Ketua MPR RI Bersama Duta Besar Mesir dan Yordania Bahas Dukungan terhadap Palestina dan Ancaman Terorisme

Harakatuna

09/04/2025

3
Min Read

On This Post

Harakatuna.com. Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani, menerima kunjungan dari Duta Besar Mesir untuk Indonesia, H.E. Mr. Yasser Hassan Farag Elshemy, dan Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Indonesia, H.E. Mr. Sudqi Al Omoush, di kediamannya di Jakarta, Selasa (8/3). Kunjungan ini bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi lebaran, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membahas perjuangan kemerdekaan Palestina yang masih berlangsung hingga saat ini.

Menurut Muzani, kedua duta besar tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen Indonesia dalam memberikan dukungan kepada Palestina selama ini. “Tadi disampaikan bahwa dukungan Indonesia sangatlah penting bagi Palestina. Yordania sebagai penanggung jawab Al-Quds dan Masjid Al-Aqsa, serta Mesir yang menyampaikan bahwa bantuan Indonesia sampai ke Palestina melalui Mesir, sangat berharga bagi perjuangan mereka,” ujar Muzani.

Muzani juga menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina harus mendapatkan dukungan penuh dan dihargai oleh masyarakat internasional. “Jangan sampai perjuangan yang sudah berlangsung puluhan tahun ini dirusak oleh tindakan radikal dari kelompok-kelompok tertentu yang hanya akan menambah beban perjuangan mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, baik Duta Besar Yordania maupun Mesir mengungkapkan bahwa perjuangan rakyat Palestina selama ini telah didorong oleh kekuatan kesabaran dan ketulusan, namun seringkali terancam oleh tindakan kelompok-kelompok radikal yang justru mendapatkan respons negatif dari Israel dalam bentuk serangan-serangan.

Terkait dengan isu terorisme, Muzani menegaskan bahwa salah satu tantangan besar dalam perjuangan Palestina adalah ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok teroris yang mengatasnamakan perjuangan Palestina, namun pada kenyataannya justru merusak citra perjuangan rakyat Palestina itu sendiri. “Terorisme dan tindakan ekstrem radikal tidak hanya mencederai hak-hak dasar manusia, tetapi juga merusak tujuan mulia dari perjuangan Palestina itu sendiri. Tindakan teroris ini malah memberikan alasan lebih bagi Israel untuk melakukan serangan balasan yang semakin memperburuk keadaan,” kata Muzani.

Ia mengingatkan bahwa kelompok-kelompok yang menggunakan kekerasan dalam perjuangannya justru berperan besar dalam memperburuk situasi di Palestina. “Kelompok-kelompok radikal yang tidak sabar, menggunakan cara-cara teror dan kekerasan, justru melawan semangat perjuangan Palestina yang damai dan sah secara internasional. Ini yang diinginkan oleh Israel—memperburuk keadaan dan memberi justifikasi atas tindakannya,” ujar Muzani.

Sebagai penegasan, Muzani juga menyampaikan bahwa sikap pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berubah. “Indonesia akan selalu mendukung kedaulatan dan kemerdekaan Palestina, tidak hanya berdasarkan kesamaan keyakinan, tetapi juga atas dasar kemanusiaan. Dukungan Indonesia bagi perjuangan Palestina untuk merdeka di tanahnya sendiri harus terwujud,” kata Muzani dengan tegas.

Di akhir pertemuan, Muzani kembali menekankan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan dukungan politik, diplomatik, dan kemanusiaan bagi Palestina, sambil mendukung upaya-upaya internasional untuk mengatasi ancaman terorisme yang dapat merusak perdamaian di kawasan tersebut.

Leave a Comment

Related Post