Densus 88 Polri Gelar Silaturahmi Bersama Eks Napiter di Bengkulu

Harakatuna

19/03/2025

2
Min Read
Densus 88 Polri Gelar Silaturahmi Bersama Eks Napiter di Bengkulu

On This Post

Harakatuna.com. Bengkulu – Satgaswil Bengkulu Densus 88 Anti-Teror Polri melaksanakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan eks narapidana terorisme (Napiter) serta mitra deradikalisasi di Bengkulu. Acara tersebut berlangsung di Lembayung Resto, Tanah Patah, Kota Bengkulu, pada Selasa (18/3/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. Rohimin, Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bengkulu, Wibowo Susilo, yang juga merupakan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bengkulu, serta sembilan eks Napiter. Dari pihak Densus 88, hadir Ipda Deris, Brigpol M. Dadang Alpino, Briptu Merio, dan Bripda Fariha.

Ipda Deris, yang mewakili Satgaswil Bengkulu Densus 88, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Densus 88, eks Napiter, dan mitra deradikalisasi seperti MUI, FKPT, serta media. “Kegiatan silaturahmi ini dikemas dalam bentuk buka puasa bersama agar dapat meningkatkan hubungan yang lebih baik dengan eks Napiter dan mitra deradikalisasi, serta memberikan ruang bagi komunikasi yang lebih terbuka,” ujar Ipda Deris.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Prof. Dr. Rohimin, memberikan tausiah singkat yang menyentuh pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama. “Jika silaturahmi tatap muka ini kita ilhami dengan niat yang baik, maka akan berlanjut menjadi silaturahmi qolbu dan silaturahmi pikiran. Artinya, akan terjalin kesepahaman bersama, baik dihati maupun di pikiran,” kata Prof. Dr. Rohimin yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Lebih lanjut, Rohimin menyinggung makna penting dari berpuasa, yang tidak hanya berdimensi fisik, tetapi juga spiritual dan sosial. “Puasa mengajarkan kita untuk menahan diri dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus meningkatkan empati terhadap sesama,” tambahnya.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang peserta, diikuti dengan buka puasa bersama antara Densus 88, eks Napiter, dan para mitra deradikalisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara berbagai pihak dalam upaya pencegahan radikalisasi dan terorisme, serta mendukung proses deradikalisasi yang terus berjalan di Provinsi Bengkulu.

Leave a Comment

Related Post