Seorang ahli hikmah mengatakan kefakiran merupakan pangkal bencana. Kefakiran mengundang kebencian sesama. Kefakiran mencabut kehormatan seseorang. Kefakiran menghalau rasa malu. Siapapun yang fakir pasti mau tidak mau hilang rasa malunya. Orang yang tidak punya malu maka akan kehilangan kehormatannya. Orang yang kehilangan kehormatannya akan dibenci. Orang yang dibenci akan diolok-olok.
Luqman bin Hakim pernah berwasiat pada puteranya; Nak, Aku pernah merasakan brutowali dan aku telah mencicipi jamu yang sangat pahit. Namun aku tidak pernah menemukan sesuatu lebih pahit dari kefakiran. Jika engkau fakir jangan engkau ekspos pada orang-orang agar mereka tidak merendahkanmu. Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan fakir:
1-. Tidak mendoakan kedua orang tua. Jika seseorang tidak mendoakan kedua orang tuanya akan terputus rezeki padanya (HR. al-Hakim dan Dailami
2-. Membiarkan kuku yang terpotong di dalam rumah.
3-. Membiarkan rumah laba-laba (sawang) dan tidak membersihkannya
4-. Membakar kulit bawang putih dan bawah merah
5-. Tidur tengkurap
6-. Duduk di pintu (tempat lalu lalang orang)
7-. Bersandar pada salah satu tiang pintu
7-. Meletakkan tangan pada pinggang
8-. Cepat keluar dari masjid usai shalat Subuh
9-. Terlambat pulang dari pasar
10-. Tidur setelah shalat Subuh
11-. Mendoakan celaka bagi kedua orang tua, anak-anak dan para penguasa
12-. Membuang kutu hidup-hidup
13-. Kencing pada air tenang (tidak mengalir)
14-. Mandi di tempat najis
15-. Makan dengan dua jari
16-. Berjalan di antara dua wanita atau kambing-kambing
17-. Berbekam pada setiap tanggal 7 tiap bulannya
18-. Sering memainkan jenggot
19-. Mengorek-ngorek gigi
20-. Meletakkan jari-jari pada sekitar lutut dan menekannya hingga bersuara
21-. Meletakkan telapak tangan pada hidung
22-. Memotong kuku dengan gigi
23-. Membuka aurat langsung menghadap sinar matahari atau bulan
24-. Buang air kecil atau besar menghadap kiblat
25-. Menguap saat shalat
26-. Meludah di WC atau pada abu (arang)
27-. Meletakkan tangan pada pipi saat duduk bukan karena sakit gigi
28-. Sering minta-minta
29-. Tidur telanjang
30-. Makan dalam keadaan tidak punya wudhu
31-. Tidak pernah menyapu
32-. Menyapu pada malam hari
33-. Buah sampah sembarangan
34-. Jalan di depan orang tua atau guru
35-. Memanggil ayah dengan namanya
36-. Bersisir dengan sisir yang pecah
37-. Memberbaiki baju (menjahit, ndomdomi, dll) yang masih dipakai (tidak dilepas)
38-. Becelana berdiri
39-. Memakai surban saat duduk
40-. Terlalu mewah atau terlalu berhemat saat makan
41-. Membiarkan sisa-sisa dan rontokan makanan
42-. Membiarkan bekakas (gelas , piring dll) tanpa tercuci
43-. Memadamkan api dengan meniupnya
44-. Wudhu di WC
45-. Melakukan sunah dengan meninggalkan wajib
46-. Mengelap wajah dengan baju (lengan baju dll).









Leave a Comment