Harakatuna.com – Salah satu yang harus menjadi keyakinan umat Islam adalah bahwa Allah itu maha pengampun. Tanamkan dalam diri bahwa Allah adalah dzat yang maha pengampun. Dalam Al-Quran, Allah juga telah memaklumatkan diri menjadi dzat yang maha pengampun. Oleh karenanya sebesar apapun dosa, yakinlah Allah akan mengampuni dosa berbarengan dengan kita terus melakukan ketaatan. Perlu diketahui bahwa ampunan Allah itu ada tingkannyanya, dan berikut 3 tingkatan ampunan Allah kepada hambanya.
Dalam Al-Quran, Allah menyatakan bahwa aku adalah maha pengampun bagi hambanya yang bertobat.
ููุงููููู ููุบููููุงุฑู ูููู ููู ุชูุงุจู ููุงูฐู ููู ููุนูู ููู ุตูุงููุญูุง ุซูู ูู ุงููุชูุฏูฐู
Artinya: โSesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi yang bertobat, beriman, dan berbuat kebajikan, kemudian tetap dalam petunjukโ. (QS. Thaha:82)
Dalam ayat ini, Allah menyebutkan dirinya dengan kata Ghaffar yang artinya maha pengampun bagi hambanya yang banyak dosanya tiada terkira. Terkait ayat ini, Arrazi dalam tafsirnya memberikan 3 tingkatan ampunan Allah kepada hambanya
ููููููุง ููููุชูุฉู: ููู ุฃููู ุงูุนูุจูุฏู ูููู ุฃุณูู ุงุกู ุซููุงุซูุฉู: ุงูุธูุงููู ู ูุงูุธูููููู ู ูุงูุธููููุงู ู. ูุงูุธูุงููู ู: ๏ดฟููู ูููู ุธุงููู ู ููููููุณููู๏ดพ [ูุงุทุฑ: ูฃูข] ูุงูุธูููููู ู: ๏ดฟุฅููููู ูุงูู ุธููููู ูุง ุฌููููููุง๏ดพ [ุงูุฃุญุฒุงุจ: ูงูข] ูุงูุธููููุงู ู ุฅุฐุง ููุซูุฑู ุฐููููู ู ููููุ ูููููููู ูู ู ููุงุจูููุฉู ููููู ูุงุญูุฏู ู ูู ููุฐููู ุงูุฃุณูู ุงุกู ุงุณูู ู ููููุฃููููู ุชูุนุงูู ููููููู: ุฅูู ููููุชู ุธุงููู ูุง ููุฃูุง ุบุงููุฑู ูุฅูู ููููุชู ุธููููู ูุง ููุฃูุง ุบููููุฑูุ ูุฅูู ููููุชู ุธูููุงู ูุง ููุฃูุง ุบูููุงุฑู: ๏ดฟูุฅูููู ููุบูููุงุฑู ููู ูู ุชุงุจู ูุขู ููู๏ดพ
Artinya: โSebuah catatan: Seorang hamba ini mempunyai tiga nama untuk setiap kali berbuat kesalahan yaitu zalim, zalum dan zalam. Zalim adalah adalah berbuat yang aniaya sesekali atau karena kealpaan diri. Dan zalum adalah orang yang sering melakukan perbuatan aniaya atau maksiat dan zalam adalah orang yang perbuatan buruknya sudah banyak tiada terkira. Terhadap kesalahan yang dilakukan manusia ini, maka Allah bersifat Ghafir untuk mengampuni dosa zalim, Ghafur untuk perbuatan zalum dan Ghaffar untuk perbuatan zalamโ
Dari apa yang diterangkan Arrazi ini kita menjadi tahu bahwa Allah dalam memberikan ampunan itu ada tingkatnya. Setidaknya ada tingkatan, pertama Ghafir, kedua Ghafur dan ketika Ghaffar.
Walhasil janganlah kalian pernah berputus asa dari rahmat dan ampunan Allah, karena Allah itu telah memaklumatkan diri ada 3 tingkatan ampunan untuk kesalahan hambanya. Wallahu Aโlam Bishowab








Leave a Comment