Tafsir Surat Al-Ahzab: 70, Perintah Menjadi Manusia Yang Jujurย 

Ahmad Khalwani, M.Hum

04/10/2024

2
Min Read
menjadi manusia yang jujur

On This Post

Harakatuna.com – Di akhir zaman ini muncul sebuah pepatah, sekarang ini sudah memasuki zaman edan (gila), siapa yang tidak ikut gila maka tidak akan kebagian kenikmatan dunia. Jika dicermati secara mendalam, pepatah ini memang sudah menjadi realitas. Coba perhatikanlah sekarang ini, mencari pekerjaan harus melalui orang dalam, para penguasa dan pengusaha kongkalikong untuk menguasai aset negara. Singkatnya tanpa mereka menjadi gila (menghalalkan segala cara) mereka akan terlindas oleh orang-orang yang edan. Namun demikian, percayalah orang yang jujur pada akhirnya tetap akan menjadi pemenang. Allah sendiri dalam Al-Quran menganjurkan untuk menjadi manusia yang jujur.

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูŽ ูˆูŽู‚ููˆู’ู„ููˆุง ู‚ูŽูˆู’ู„ู‹ุง ุณูŽุฏููŠุฏู‹ุง   

Artinya: โ€œWahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.โ€ (QS Al-Ahzab [33]: 70).ย ย ย 

Mengacu kepada penjelasan Imam at-Thabari dalam kitabnya yang berjudul Tafsir Jamiโ€™ul Bayan fi Taโ€™wilil Qurโ€™an (juz XX, halaman 336), kata โ€œqaulan sadidanโ€ pada ayat di atas memiliki makna perkataan yang jujur. Artinya, kita semua sebagai orang beriman harus selalu jujur dalam semua tindakan dan perkataan sehari-hari.

   ุงูุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูŽ ูˆูŽู‚ููˆู’ู„ููˆุง ู‚ูŽูˆู’ู„ู‹ุง ุณูŽุฏููŠุฏู‹ุง: ูŠูŽุนู’ู†ููŠ ุจูู‡ู ูููŠ ู…ูŽู†ู’ุทูู‚ูู‡ู ูˆูŽูููŠ ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู ูƒูู„ูู‘ู‡ูุŒ ูˆูŽุงู„ุณูŽู‘ุฏููŠู’ุฏู ุงู„ุตูู‘ุฏู’ู‚ู   

Artinya: โ€œ(Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar), maksudnya adalah dalam semua ucapan dan perbuatan. Adapun yang dimaksud perkataan yang benar adalah jujur.โ€

Oleh sebab itu, penting bagi kita semua untuk senantiasa menjadi manusia yang jujur dalam semua aktivitas. Karena kejujuran merupakan ciri khas dan karakter setiap orang yang beriman. Kejujuran tidak hanya kata-kata, namun juga harus sesuai dengan aksi yang nyata. Perintah menjadi manusia yang jujur ini juga berlaku dalam semua lini kehidupan yang kita jalani, seperti dalam keluarga, dalam berbisnis, bertetangga, berteman, bekerja, dan lain sebagainya.

Nabi Muhammad dalam hadisnya menyatakan dengan jelas bahwa menjadi manusia yang jujur akan mengantarkan kepada kebaikan yang berujung pada surga, sedangkan kebohongan akan mengantarkan kepada panasnya api neraka.

ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุตูู‘ุฏู’ู‚ู ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุตูู‘ุฏู’ู‚ูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏูู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุจูุฑูู‘ ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ุจูุฑูŽู‘ ูŠูŽู‡ู’ุฏูู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ูŽ ู„ูŽูŠูŽุตู’ุฏูู‚ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠููƒู’ุชูŽุจูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ุตูุฏูู‘ูŠู‚ู‹ุง ูˆูŽุฅููŠูŽู‘ุงูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏูู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ููุฌููˆู’ุฑู ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู’ููุฌููˆู’ุฑูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏูู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ูŽ ู„ูŽูŠูŽูƒู’ุฐูุจู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠููƒู’ุชูŽุจูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูƒูŽุฐูŽู‘ุงุจู‹ุง   

Artinya: โ€œHendaklah kalian selalu bersikap jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan membawa pada kebaikan, dan kebaikan akan membawa pada surga. Seseorang yang senantiasa berkata jujur akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang sangat jujur (shiddiq). Dan jauhilah kebohongan, karena sesungguhnya kebohongan akan membawa pada keburukan, dan keburukan akan membawa pada neraka. Seseorang yang senantiasa berbohong akan dicatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta.โ€ (HR. Bukhari-Muslim).

Walhasil jadilah manusia yang jujur dalam keadaan apa pun meskipun telah tiba pada zaman edan seperti sekarang ini, Wallahu Aโ€™lam Bishowab.

Leave a Comment

Related Post