Harakatuna.com – Dalam agama Islam, sesuatu yang berlebihan adalah dilarang termasuk dalam urusan makan dan minum. Oleh karenanya Islam sangat menganjurkan hal yang sewajarnya dalam urusan makan dan minum. Makanlah setelah lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Sahabat Nabi Muhammad, Umar bin Khattab menjelaskan tentang bahaya berlebihan dalam makan.
Nabi Muhammad sendiri dalam hadisnya menganjurkan umatnya untuk makan dan minum secukupnya dan yang berlebihan dalam makan dan minum.
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Artinya: “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)
Selain dilarang makan berlebihan, Nabi Muhammad dalam hadisnya juga menjelaskan bahwa ketika makan dan minum jangan berlebihan dan tidak boleh sombong.
كُلوا واشرَبوا وتَصدَّقوا والْبَسوا ما لم يخالِطْهُ إسرافٌ أو مَخيَلةٌ
Artinya: “Makanlah, minumlah, dan bersedekahlah, dan pakailah pakaian tanpa berlebihan dan boros serta tidak diikuti dengan rasa sombong”. (HR. An-Nasa’i)
Karena merupakan sebuah larangan, berlebihan dalam apa pun memang membahayakan, Allah sendiri dalam Al-Quran tidak menyukai orang yang berlebihan dalam hal apa pun termasuk urusan makan dan minum
وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Artinya: “Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Dia (Allah) tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-An’am: 141)
Sahabat Nabi, Umar bin Khattab dalam sebuah riwayat pernah menjelaskan bahaya berlebihan dalam makan, di antaranya adalah akan menjadikannya malas beribadah. Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu berkata:
إياكم والبطنة في الطعام والشراب، فإنها مفسدة للجسد، مورثة للسقم، مكسلة عن الصلاة، وعليكم بالقصد فيهما، فإنه أصلح للجسد، وأبعد من السرف
Artinya: “Takutlah kalian dengan kegemukan karena sebab makan dan minum yang berlebih-lebihan. Karena sesungguhnya ia merusak organ tubuh, mewariskan banyak penyakit, dan membuat kalian malas menunaikan shalat. Makanlah kalian secukupnya, dengan begitu akan membuat tubuh sehat dan jauh dari sifat berlebih-lebihan.” (Thibbun Nabawi karya Imam Abu Nu’aim Al-Asfahani)
Di antara bahaya berlebihan dalam makan menurut Umar bin Khattab adalah:
- Menyebabkan kegemukan.
- Merusak organ tubuh.
- Mendatangkan banyak penyakit.
- Menyebabkan malas beribadah.
Demikianlah bahaya makan berlebihan menurut aahabat Umar bin Khattab, Wallahu A’lam.








Leave a Comment