Harakatuna.com – Ketika seorang bayi dilahirkan, biasanya dipercaya bahwa bayi tersebut akan rentan terkena berbagai gangguan. Sehingga sebagian masyarakat memberikan sejenis jimat agar bayi tersebut terpelihara.
Akan tetapi di dalam Islam jimat dianggap sebagai salah satu bentuk kesyirikan. Sehingga ulama memberikan alternatif untuk menjaga si bayi dengan meminta pertolongan dari Allah melalui doa. Berikut salah satu doa yang sebaiknya dibaca agar bayi terpelihara dari segala macam gangguan yang disebutkan oleh Imam Nawawi di dalam kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab juz 4 halaman 651.
Doa yang dibaca untuk bayi laki-laki
اُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللّٰهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
U’idzuka bikalimatillahi at-tammati min kulli syaithonin wa hammatin wa min kulli ‘ainin lammatin.
“Aku memohon perlindungan untukmu (wahai bayi) melalui kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala setan dan binatang berbisa dan dari setiap pandangan mata yang berbahaya.”
Doa yang dibaca untuk bayi perempuan
اُعِيْذُكِ بِكَلِمَاتِ اللّٰهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
U’idzuki bikalimatillahi at-tammati min kulli syaithonin wa hammatin wa min kulli ‘ainin lammatin.
“Aku memohon perlindungan untukmu (wahai bayi) melalui kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala setan dan binatang berbisa dan dari setiap pandangan mata yang berbahaya.”
Doa ini salah satunya disebutkan oleh Imam Nawawi di dalam kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab juz 4 halaman 651.
Doa yang selaras dengan doa ini sebenarnya juga sudah disebutkan di dalam al-Quran ketika menceritakan tentang kisah ibu dari sayyidah Maryam (ibu nabi Isa as) yang mendoakan anaknya. Sebagaimana yang diabadikan di dalam QS. Ali-Imron [3]:36:
فَلَمَّا وَضَعَتۡهَا قَالَتۡ رَبِّ إِنِّي وَضَعۡتُهَآ أُنثَىٰ وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا وَضَعَتۡ وَلَيۡسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلۡأُنثَىٰۖ وَإِنِّي سَمَّيۡتُهَا مَرۡيَمَ وَإِنِّيٓ أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ ٱلشَّيۡطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ
“Ketika melahirkannya, dia berkata, “Wahai Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.” Padahal, Allah lebih tahu apa yang dia (istri Imran) lahirkan. “Laki-laki tidak sama dengan perempuan. Aku memberinya nama Maryam serta memohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari setan yang terkutuk.”
Doa ini sebaiknya juga dibaca ketika bayi masih berada dalam kandungan agar si bayi selalu berada dalam perlindungan Allah. Membaca doa ini juga harus disertai dengan keyakinan dan iman bahwa Allah akan menjaga si bayi sehingga tidak perlu menggunakan mediator seperti jimat karena sudah ada Allah yang akan memelihara bayi tersebut.
Oleh Muhammad Hendrawan








Leave a Comment